Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 20.54 WIB

Jangan Tertipu Tampilan, Ini 6 Jenis Makanan yang Cepat Mengalami Kerusakan

ilustrasi aneka makanan. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi aneka makanan. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Tidak semua makanan yang terlihat masih dalam kondisi baik berarti aman untuk dikonsumsi. Beberapa jenis makanan dapat mengalami penurunan kualitas meski belum menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang jelas.

Makanan tertentu bisa menjadi cepat basi setelah terlalu lama berada di suhu ruang, terkena udara panas selama perjalanan, atau disimpan lebih lama dari seharusnya di dalam kulkas. Ketika perubahan seperti bau tidak sedap atau jamur mulai terlihat, kondisi makanan tersebut biasanya sudah melewati batas aman.

Menariknya, proses kerusakan makanan tidak selalu ditandai dengan perubahan yang mudah dikenali. Tekstur yang berubah, rasa yang berbeda, atau berkurangnya kualitas nutrisi juga dapat menjadi tanda bahwa makanan mulai tidak layak dikonsumsi.

Dikutip dari Indiatimes, berikut enam jenis makanan yang ternyata lebih mudah rusak dibandingkan perkiraan banyak orang.

1. Potongan buah

Sebuah apel utuh dapat disimpan dengan aman di atas meja selama beberapa hari. Namun, begitu dipotong, waktu penyimpanannya berubah.

Setelah buah dipotong, kulit pelindungnya hilang dan daging buah yang terbuka menjadi rentan terhadap oksigen, kehilangan kelembapan, dan bakteri dari tangan, pisau, serta talenan.

Itulah mengapa buah yang dipotong dapat berubah menjadi berlendir, cokelat, atau asam dengan sangat cepat.

Melon, mangga, dan nanas sangat sulit ditangani setelah dipotong.

2. Nasi

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore