
Ilustrasi seseorang terjebak dalam trauma (magnific)
JawaPos.com - Trauma tidak selalu terlihat dalam bentuk tangisan, ketakutan, atau kenangan buruk yang terus muncul dalam pikiran.
Pada sebagian orang, pengalaman sulit justru dapat tercermin melalui kebiasaan sehari-hari yang selama ini dianggap sebagai bagian dari kepribadian.
Seseorang mungkin dikenal sebagai pribadi yang sangat baik, selalu membantu, tidak pernah menolak permintaan orang lain, atau bahkan terbiasa meminta maaf meski sebenarnya tidak melakukan kesalahan.
Tanpa disadari, perilaku tersebut dapat menjadi cara tubuh dan pikiran mencari rasa aman setelah menghadapi pengalaman yang membuat seseorang merasa terancam atau tidak berdaya.
Dirangkum dari laman YourTango, disampaikan bahwa bentuk respons trauma sering kali tidak dikenali karena tampak seperti sifat atau kebiasaan biasa.
Namun, beberapa pola dapat menjadi bahan refleksi untuk memahami diri dengan lebih baik.
Selengkapnya, inilah enam tipe orang yang mungkin terjebak dalam respons trauma tanpa menyadarinya, mulai dari terlalu suka menyenangkan orang lain hingga sulit berkata tidak.
1. Tipe yang Selalu Berusaha Menyenangkan Orang Lain
Ada orang yang hampir selalu mengatakan “iya” meskipun sebenarnya ingin menolak.
Ia berusaha menjaga suasana tetap baik, menghindari konflik, dan merasa tidak nyaman ketika seseorang kecewa kepadanya.
Dalam artikel YourTango, tipe ini digambarkan sebagai “teacher's pet”, yaitu orang yang sangat berusaha mendapatkan penerimaan dan persetujuan dari orang lain.
Di balik perilaku tersebut, bisa terdapat respons fawn, salah satu bentuk respons trauma yang membuat seseorang berusaha mendapatkan rasa aman dengan menyesuaikan diri terhadap kebutuhan dan keinginan orang lain.
Orang dengan pola seperti ini mungkin terlihat sangat ramah dan mudah diajak bekerja sama.
Ia selalu membantu, jarang membantah, dan berusaha memastikan semua orang merasa nyaman.
Masalahnya, kebiasaan tersebut dapat membuat seseorang mengabaikan kebutuhan dirinya sendiri.
Ia mungkin mengetahui apa yang diinginkan orang lain, tetapi justru kesulitan menjawab pertanyaan sederhana seperti, “Sebenarnya kamu sendiri ingin apa?”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bill Gates Puji AI Meta Milik Zuckerberg, Muse Dinilai Mampu Mengubah Cara Orang Bekerja
Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme, Indonesia Pimpin CTIF Council
Prediksi Skor Persib Bandung vs Melbourne Victory: Maung Bandung Menang di Si Jalak Harupat
Prediksi Skor Parma vs Udinese: I Gialloblù Bidik Kemenangan demi Keluar Zona Degradasi
Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A: 6 Kekalahan Beruntun Jadi Ancaman Serius Tim Tamu
Sadisnya Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling
Prediksi Skor RANS Nusantara FC vs Kendal Tornado FC, Duel Ketat Tim Papan Atas Championship
Prediksi Skor Adelaide United vs Lion City Sailors: Duel Perebutan Posisi Puncak Grup F ACL Two
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Chelsea: Joao Pedro Absen, Siap Andalkan Danny Welbeck
Tatap dan Peluk Dwi Bagus, Tangis Istri Sah Pecah saat Olah TKP Kasus Pembunuhan di Rumahnya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022