
Waria di Taman Lawang, Jakarta Pusat
JawaPos.com - Kesohoran Taman Lawang yang terkenal maraknya waria di Ibu Kota Jakarta kini sudah mulai meredup. Para waria sudah tidak mangkal di Jalan Latuharhary dan berpindah ke daerah Manggarai, Jakarta Selatan.
Taman Lawan yang berada di Jalan Sumenep dan Jalan Latuharhary, terkenal bukan hanya karena keasrian taman. Akan tetapi taman itu juga dikenal dengan banyaknya waria yang mangkal di daerah tersebut.
Menurut salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya itu, Taman Lawang yang berada di Jalan Sumenep memang kerap dijadikan waria lahan mencari nafkah. Akan tetapi, saat ini sudah jarang taman tersebut dijadikan tempat pangkalan.
"Sekarang pindah yang berada di dekat terowongan, yang mau ke arah manggarai. Mereka biasanya di sana, tapi saat ini juga sudah jarang," tutur warga berusia paruh baya itu, saat ditemui sedang minum kopi, di Jalan Sumenep, Kamis (22/2).
Kemudian saat JawaPos.com sedang beristirahat sejenak. Tidak lama salah satu waria lewat dengan pakaian yang cukup feminim. "Hai bang, pak de lewat dulu ya," tuturnya dengan kemayu.
Perawakannya yang tinggi serta kulitnya yang putih, membuat dirinya hampir seperti perempuan pada umumnya. Kemudian waria itu singgah di depan salah satu rumah warga samil membetulkan make up yang ia gunakan.
Lalu saat kembali menelusuri Taman Lawang yang berada di Jalan Latuharhary, JawaPos.com memang menemukan waria lainnya. Hanya saja tidak berada tepat di Taman Lawang tersebut. Pasalnya kawasan taman tersebut sudah disinggahi oleh beberapa mobil, yang digunakan untuk mengangkut air.
Waria lain tersebut ditemukan di pinggir Jalan Latuharhary. Mereka berjalan dengan gayanya yang gemulai sambil melihat handphone yang ia gunakan. Saat itu ada dua waria, waria pertama menggunakan pakaian ketat berwarna hitam dengan tas berwarna putih.
Kemudian waria yang kedua menggunakan pakaian ketat sepaha berwarna merah, dengan tas berwana hitam. "Hai bang sini mampir," teriaknya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
