
48 unit armada Amari Transjakarta dihentikan operasionalnya oleh PT Transportasi Jakarta. (salman toyibi/jawa pos)
JawaPos.com - PT Transjakarta menghentikan kontrak operator angkutan malam hari (amari), PT Bianglala Metropolitan. Diduga pemutusan kontrak itu, akibat adanya salah satu armada PT Bianglala Metropolitan terguling di Cawang, Jakarta Timur, pada Senin (9/4) lalu. Akibat pemutusan kontrak ini 200 orang karyawan operator Amari tersebut terancam dirumahkan.
Direktur PT Bianglala Metropolitan Wahid Sukamto menyesalkan tindakan dari PT Transjakarta yang memutuskan kontraknya secara sepihak. Hal itu akan membuat 200 karyawannya terancam dirumahkan, karena armadanya tidak dapat lagi beroperasi. Sebab kini sudah dikandakan BUMD transportasi Jakarta itu. "Padahal kontrak operasi kami baru berakhir September 2018," sebut Sukamto kepada wartawan, Minggu (29/4).
Dia berpendapat, jika operator bermasalah dalam memberikan layanan, maka sanksinya tidak hanya kepada perusahaan, tapi juga pada personal. Seperti halnya kasus bus yang terbalik pada awal April 2018. "Seharusnya sanksi hanya diberikan kepada pengemudi dan satu armada yang mengalami kecelakaan," ungkapnya.
Alasannya dari kasus itu, berdasar penyelidikan Ditlantas Polda Metro Jaya, kecelakaan tersebut disebabkan kelalaian pengemudi. "Pengemudi itupun sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Ini membuktikan bahwa persoalan bukan karena kelayakan bus," sambung Kamto.
Oleh sebab itu dia menilai tidak ada tepat PT TransJakarta menghentikan operasional 48 bus Amari yang dioperasionalkan oleh PT Bianglala Metropolitan. Sebab status ke-48 bus itu layak operasi atau siap guna operasi (SGO). Keputusan itu rekomendasi dikeluarkan oleh PT Transjakarta.
Dia berharap PT TransJakarta tetap mematuhi kontrak kerja sama yang tengah berjalan. Sebab keputusan sepihak PT Transjakarta menghentikan operasi 48 bus Amari menyebabkan 200 karyawan PT Bianglala Metropolitan terancam diberhentikan. "Kalau PT Transjakarta tidak mencabut keputusannya kami terpaksa memutus kontrak kerja 100 Sopir, 50 mekanik dan 50 staf," tutupnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
