
NDX AKA
JawaPos.com - NDX AKA menjadi idola baru panggung musik di Yogyakarta saat ini. Di setiap penampilannya, grup yang mengusung musik hip-hop dangdut ini tidak pernah sepi penonton.
Siapa NDX AKA?
NDX AKA adalah grup musik yang dimotori Yonanda Frisna Damara (21) dan Fajar Ari (22). Nama tersebut diambil dari gabungan ND adalah nada, dan X berasal dari kata extreme. Uniknya, kedua personel ini dulunya adalah pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan di kawasan Imogiri, Yogyakarta.
Lantas Fajar dan Yonanda sepakat menyisihkan gaji untuk membuat dan merekam lagu. "Awalnya iseng-iseng aja, trus kami nabung Rp 50 ribu tiap Sabtu untuk bikin lagu dan rekaman," kata Yonanda kepada JawaPos.com ditemui di Jogja Expo Center, Yogyakarta.
NDX AKA mantap memilih dangdut sebagai musik yang diusung. Mereka menggabungkan musik asli Indonesia ini dengan gaya bernyanyi seorang rapper.
Pada bagian lirik, NDX AKA menggunakan bahasa Jawa. Fajar dan Yonanda menulis lagu sederhana yang semua terinspirasi dari pahitnya kisah cinta mereka. Keduanya kerap ditinggal kekasih karena alasan tidak punya duit dan tampang yang pas-pasan. "Curhatan hati membawa rezeki," ujar Yonanda.
NDX AKA kemudian menyebarluaskan lagu-lagu yang dibuat mulai 11 September 2011. Dari sana mereka membuka akses kepada publik untuk bisa mendengar dan mengunduh lagu-lagu secara gratis. Popularitas NDX AKA semakin dikenal pada 2014 saat merilis video bertajuk Bojoku Digondol Bojone di situs YouTube.
Lagu tersebut kemudian semakin dikenal masyarakat luas. Karier bermusik NDX AKA pun mulai dirintis di Kota Gudeg. Mereka kemudian mendapat tawaran panggung pertama kali di sebuah acara senam dengan bayaran hanya Rp 65ribu.
Setelah itu, nama NDX AKA semakin dikenal. Banyak yang membicarakan mereka di media sosial ataupun hanya lewat mulut ke mulut. Tawaran manggung pun mulai padat. NDX AKA kini sedikitnya mengisi acara sebanyak lima kali dalam sebulan. Bahkan jadwal panggung mereka bisa sampai 20 kali dalam satu bulan. Tentu dengan bayaran yang lebih banyak, hingga Rp 30 juta.
Popularitas NDX AKA pun kini terdengar oleh pelaku industri musik tanah air. Mereka mengaku sudah banyak mendapat tawaran untuk bergabung dengan label raksasa ibu kota. "Enam label dari Jakarta nawari kami. Tapi kami tidak mau karena masih pemula di industri musik takutnya ada apa-apa," ungkap Fajar.
"Kemarin baru bikin lagu juga berbahasa Indonesia karena diminta stasiun televisi swasta. Kami juga pernah diundang ke acara Kick Andy," sambung Yonanda.
Hingga saat ini, NDX AKA belum tertarik merilis sebuah album fisik. Mereka menyebarkan lagu hanya via media sosial. (ded/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022