
Aldo Sianturi.
JawaPos.com - Tina Toon, Joshua, Trio Kwek Kwek, Maissy, Sherina Munaf, adalah sebagian besar penyanyi yang terkenal karena lagu anak-anak pada zaman akhir 90an hingga awal 2000an. Namun seiring berjalannya waktu, kini sulit sekali menemukan penyanyi cilik yang menjadi ikon seperti mereka. Bahkan lagu anak-anak pun saat ini jarang beredar di pasaran.
Pada momen Hari Anak Nasional, JawaPos.com mencoba memintai pendapat pengamat terkait apa yang terjadi pada industri musik, khususnya lagu anak-anak saat sekarang. Adalah Aldo Sianturi, pengamat industri musik yang menjabarkan pandangannya terkait polemik tersebut. Dia juga merupakan CEO Musik Bagus, label rekaman yang baru saja meluncurkan lagu anak berjudul Pelangiku yang dibawakan oleh penyanyi perempuan berusia 10 tahun, bernama Adna.
Bagaimana industri musik anak saat ini?
Aldo Sianturi: "Kalau opini saya tidak ada industri musik anak di Indonesia. Hal ini dilatari oleh prinsip supply and demand di pasar dunia hiburan. 5 tahun terakhir ini para pebisnis musik mendapatkan nilai keuntungan dari musik itu bukan dari produk rekamannya, tetapi dari produk penampilan panggung dan brand endorsement,".
"Tentunya ada sebuah keengganan dari pebisnis musik untuk bekerjasama dengan anak-anak yang notabene sangat dijaga kualitas pendidikannya oleh setiap orangtua. Tidak mudah untuk memberikan kepercayaan tersebut di mana para pebisnis tidak mudah atau langsung dapat memberikan keuntungan finansial atas karya cipta dan profil yang diekspos ke pasar,".
"Hal ini akhirnya didiamkan. Meskipun kita melihat Coboy Junior dan Naura namun mereka adalah persentase kecil dari yang saya maksud. Sementara talent musisi kecil tidak akan pernah selesai. Proses belajar dan berkarya jalan terus namun lanskap untuk komersialisasi yang hilang dari keseharian.
Akhirnya kegiatan anak-anak hari ini murni menjadi hobby dan ekstra kulikuler saja,".
Kenapa lagu anak-anak dulunya mudah diterima dan menjadi 'trend' dibanding sekarang?
Aldo Sianturi: "Dulu mudah diterima karena opsi saluran informasi dan komunikasi di Indonesia masih terbatas. Generasi millennial sampai sekarang sudah tidak diarahkan kepada musik-musik yang pas untuk mereka. Anak-anak sejak kecil sudah dilepas untuk mencari musiknya sendiri yang sumbernya dari video game buatan luar negeri,".
"Akhirnya kebiasaan tersebut menjadi cool factor tanpa mengetahui lagi lagu anak Indonesia yang sifatnya diwariskan turun menurun. Begitu juga dengan para keluarga baru yang menggangap bahwa nursery rhyme berbahasa Inggris adalah konten yang dinamis dan bergengsi untuk anak-anaknya. Seperti Old McDonald, ABC, Twinkle Twinkle Little Star, dan lain-lain,".
"15 tahun terakhir keluarga muda Indonesia menjejali anak-anaknya dengan video bajakan konten anak dari luar negeri yang memiliki lagu-lagu anak. Seperti Dibo, Muppet Show, Karakter Dinosaurus Ungu dan Disney,".
"Entah dunia musik atau negara harus segera menciptakan dan mendukung penuh distribusi karakter-karakter lokal yang kaya akan nilai-nilai Indonesia. Kalau tidak maka akan kebablasan dan susah untuk memperbaikinya.
Negara ini somehow harus belajar dari negara Tiongkok yang membatasi akses-akses negara luar sebagai konten untuk masa depan generasi yang paham atas akar budayanya sendiri,".
"Begitu juga dengan sekolah-sekolah baru yang bertumbuhan tidak semuanya membiasakan anak-anak didiknya dengan lagu-lagu anak yang dipergunakan oleh Sekolah Dasar Negeri,".
Apa yang harus dilakukan pemerintah di momen Hari Anak Nasional, yang bisa memberi sumbangsih pada lagu anak?

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
