Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juli 2018 | 16.30 WIB

Member JKT48 Dilarang Diet Selama JKT48 Circus

Dari kiri: Gaby, Yupi dan Saktia sudah merencanakan menu kuliner saat menggelar JKT48 Circus Surabaya - Image

Dari kiri: Gaby, Yupi dan Saktia sudah merencanakan menu kuliner saat menggelar JKT48 Circus Surabaya

JawaPos.com - Grup idola JKT48 baru saja menyelesaikan rangkaian JKT48 Circus di gedung Robotika ITS, Surabaya. Hari ini, Gaby dan tim J lainnya menggelar event serupa di Jember. Meski demikian, masih ada beberapa cerita unik dari JKT48 Circus di Surabaya bagi beberapa member.

Tiga member JKT48, Gabriel Margareth Warouw (Gaby), Cindy Yuvia (Yupi), dan Saktia Oktapyani menceritakannya saat bertandang ke kantor redaksi Jawa Pos, Senin (2/7). Sebagai pembuka obrolan, mereka mengungkapkan sejumlah cerita seru dari kegiatan di luar live performance selama di Surabaya.

Mulai dari upload video belajar bahasa Jawa di Twitter, hingga keinginan Yupi dan Saktia mencoba rawon setan. Yupi dan Saktia mengaku penasaran dengan kuliner khas Surabaya tersebut. Selain tidak takut pedas, mereka sudahh memasukkan rawon setan sebagai daftar kuliner favorit selain bebek sinjai.

"Mau nyoba rawon setan. Aku kuat pedes. Terus, bebek sinjai. Itu favoritnya member," kata Yupi dan Saktia saat mengobrol dengan JawaPos.com di Graha Pena Jawa Pos.

Berbeda dengan Gaby, dia mengaku tidak terlalu menyukai makanan pedas. Makanan lain oke, karena dia harus menjaga pola makan. Saktia mengatakan, semua member JKT48 dilarang melakukan diet apapun selama tur JKT48 Circus di Jawa. Member JKT48 juga harus rutin minum vitamin agar dapat tampil bugar saat tampil.

"Jadi harus banyak makan. Kami juga minum vitamin untuk semua member. Karena, kami juga banyak sesi latihannya," jelas Saktia.

Obrolan lalu lantas berpindah ke urusan twitter. Saktia menjelaskan, JKT48 Circus membuat akun Twitter berbeda di tiap kota yang disinggahi. Netizen penggemar JKT48 di tiap kota dapat berinteraksi langsung dengan akun Twitter itu. Dia memastikan, member JKT48 sendiri yang menjadi admin akun twitter itu.

Hanya, Twitter untuk tiap kota dikontrol oleh member JKT48 yang berbeda pula. "Tapi adminnya rahasia. Jadi netizen nggak ada yang tahu member JKT48 mana yang bales twitnya," kata Saktia.

Banyak hal menarik saat penggemar berinteraksi dengan member JKT48 di Twitter. Salah satunya, saat Saktia mengunggah video berisi permintaan kepada fans agar mengajarinya bahasa Jawa. Permintaan itu dikabulkan para penggemar.

"Banyak fans yang akhirnya ngajarin aku bahasa jawa. Misalnya, aku tresno kowe, Suroboyo wani, lalu turu yang artinya tidur. Terus, piye kabare," katanya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore