
Film Pengabdi Setan 2
JawaPos.com - Film Pengabdi Setan 2: Communion terbilang sukses besar. Film ini dipastikan menjadi andalan bioskop saat ini di tengah film-film lokal maupun impor tidak terlalu bertaji. Sejak tayang perdana pada 4 Agustus lalu, film yang sinematografernya dipercayakan kepada Ical Tanjung kini sudah mengantongi 3,1 juta penonton berdasar data dari Cinepoint.
Film Pengabdi Setan 2 besar kemungkinan masih akan terus bertambah dengan angka cukup besar jumlah penonton di bioskop. Apalagi data 3,1 juta tersebut berhasil terhimpun hanya sekitar 6 hari penayangan.
Suksesnya film Pengabdi Setan 2 di bioskop tanah air, apakah bikin rumah produksi tertarik membuat kelanjutannya misalnya Pengabdi Setan 3? Ditanya hal tersebut, Sunil Samtani selaku produser dari rumah produksi Rapi Films mengaku masih harus konsultasi dengan Joko Anwar selaku sutradara terlebih dahulu.
"Kami sementara belum ada keputusan, kami sekarang masih fokus biar filmnya tetap jalan terus, terus promosi biar penontonnya tetap bagus di bioskop. Setelah itu, kita akan runding dengan Joko bagaimana kelanjutannya," kata Sunil kepada JawaPos.com, Rabu (10/8).
Andai saja film Pengabdi Setan kembali diproduksi, Sunil memastikan tidak akan terlalu dekat jaraknya. Naskah skenario harus dimatangkan terlebih dahulu baru kemudian bisa masuk ke tahapan produksi supaya kualitasnya terjaga.
"Kalau memang ada dari Joko bilang ada (kelanjutannya), nggak mungkin terlalu cepat karena Joko juga sibuk. Saya harus merundingkan lagi dengan Joko bagaimana," katanya.
Para penggemar pun harus bersabar menunggu jika memang akhirnya Pengabdi Setan akan dibuat kelanjutannya. Kendati demikian, Sunil ingin tidak sampai menunggu terlalu lama hingga 5 tahun seperti dialami film Pengabdi Setan 2.
"Mudah-mudahan lebih cepat, asal sesuai schedule-nya," tandas Sunil.
Dibintangi Tara Basro (Rini), film Pengabdi Setan 2: Communion menceritakan tentang kisah Rini dan keluarga yang diteror di rumah susun tempat mereka tinggal dan mengetahui bahwa ibu mereka meninggal setelah terlibat dalam persekutuan dengan setan.
Beberapa tahun kemudian setelah mereka berhasil menyelamatkan diri dari insiden mengerikan yang membuat mereka kehilangan sang ibunda, Rini dan adik-adiknya serta Bapak (Bront Palarae) tinggal di rumah susun. Mereka percaya tinggal di rusun aman jika terjadi sesuatu karena ada banyak orang. Namun, mereka segera menyadari bahwa hidup dengan banyak orang juga berbahaya jika mereka tidak mengenal tetangga mereka.
Pada malam penuh teror, Rini dan keluarga harus kembali untuk menyelamatkan diri, tapi mungkin sudah terlambat untuk berlari.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
