
Poster drama Korea Selatan Priest (2018-2019) (Asianwiki)
JawaPos.com - Seseorang dapat melalui banyak hal sejak kecil yang kemudian membangun masa depannya. Entah itu hal-hal baik, atau hal-hal buruk, semuanya memiliki pengaruh besar pada seorang anak.
Hal-hal ini salah satunya adalah kepercayaan mereka. Apa yang mereka alami, bagaimana mereka dibesarkan, dan bagaimana mereka mengolah reaksi mereka menjadi akar sistem kepercayaan mereka.
Seorang anak dapat mengalami hal yang buruk, namun tetap percaya terhadap Tuhan. Dan ada yang mengalami hal yang sama buruknya, dan kehilangan kepercayaan tersebut.
Salah satunya adalah Oh Soomin (Yeon Woojin), seorang pastor Katolik muda. Pada saat ia kecil, ia menyaksikan kematian ibunya yang disebabkan oleh kerasukan roh jahat.
Baca Juga:Sinopsis Devils Stay (2024): Apa yang Kita Tanamkan ke Anak Akan Berpengaruh hingga Ajal Mereka
Namun, ayahnya adalah seseorang yang sangat skeptis, sehingga menolak untuk istrinya melalui eksorsisme (pengusiran setan). Hal itu malah menjadi ajal istrinya.
Setelah itu, Soomin dibesarkan di gereja di bawah asuhan Pastur Moon Kiseon (Park Yongwoo), pendiri Regia 634, kelompok pengusir setan yang walaupun belum resmi dikenali oleh Vatikan.
Pastur Kiseon mengetahui keadaan ibu Soomin darinya, bahkan Soomin sendiri yang meminta tolong kepadanya. Tapi mereka terlambat sampai dan tidak berhasil menolong ibu Soomin.
Setelah Soomin dibesarkan di gereja bersama Pastor Kiseon, ia juga menerima Soomin sebagai murid didik dan menjadi eksorsis pula.
Lalu ada Han Eunho (Jeong Yumi), seorang dokter di IGD Rumah Sakit Katolik Selatan, yang lucunya adalah seorang ateis. Ia kehilangan kepercayaannya setelah orang tuanya meninggal dalam kecelakaan di depan matanya.
Sebagai seorang dokter di IGD, Eunho sudah sering bertemu dan menangani pasien dalam kondisi darurat dan kritis. Namun, baru kali ini ia menerima pasien yang kerasukan.
Untuk seorang pastor eksorsis melakukan pengusiran setan, korban harus diperiksa terlebih dahulu oleh para ahli medis yang bersangkutan. Setelah para dokter menilai bahwa memang hal itu janggal, barulah pihak korban dapat menerima eksorsisme.
Woojoo (Park Minsu) sampai di IGD diantar ambulans dengan luka tusukan cukup dalam. Pendarahan dari luka sangat deras dan Woojoo telah kehilangan banyak sekali darah, sampai akhirnya jantungnya berhenti di meja operasi.
Dokter Eunho adalah salah satu dokter yang menangani Woojoo, ia juga yang menyatakan kematian Woojoo. Namun, sebuah keajaiban terjadi dan jantung Woojoo kembali berdegup.
Hal ini membuat tim dokter kebingungan. Tidak mungkin tubuh Woojoo dapat bertahan dari pendarahan sederas itu. Selain itu, Woojoo bahkan dapat melarikan diri dengan cepat dari kamarnya hingga parkiran di bawah tanah.
