
Cawapres Sandiaga Uno, dal am acari debat Minggu (17/3) Malam
JawaPos.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) angkat bicara soal pernyataan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno yang akan memberikan fasilitas kesehatan dan lainnya melalui kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Apa yang dilontarkan Sandi sejalan dengan Dukcapil Kemendagri.
"Sebenarnya e-KTP arahnya ke sana. Oleh karena itu dukcapil bekerja sama dengan seluruh lembaga dalam kerangka menggunakan identitas tunggal," kata Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo saat dikonfirmasi, Senin (18/3).
Hadi menuturkan, terdapatnya chip dalam e-KTP digunakan untuk menyimpan identitas tunggal. Hal ini dapat digunakan secara detail untuk keperluan perbankan, kesehatan dan lainnya.
"Sehingga rekam medisnya tahu, rekam jejaknya tahu, terus kemudian terkait kepentingan perbankan, kepentingan untuk kelakuan baik. Karena di sana ada chipnya," ucap Hadi.
Oleh karena itu, untuk memanfaatkan penggunaan chip dalam e-KTP, Kemendagri mengklaim sudah melakukan kerjasama dengan lembaga terkait.
"Dukcapil kerja sama baik dengan perbankan, kesehatan dan pendidikan yang saat ini di dalam pemerintahan pak Jokowi-JK sudah mulai dibuat," klaim Hadi.
Sebelumnya, Cawapres Sandiaga Uno menyindir kartu-kartu yang dipamerkan oleh lawannya, Ma'ruf Amin, dalam debat cawapres. Sandi menyatakan rakyat terbebani oleh banyak kartu tersebut.
"Sudah kita sampaikan rakyat terbebani dengan banyak kartu," kata Sandi di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3).
Sandiaga mengatakan, banyaknya kartu yang dikeluarkan oleh pemerintah akan menjadi beban anggaran negara. Karena itu, dia ingin menjadikan KTP elektronik sebagai kartu yang dapat menjadi akses ke berbagai program pemerintah.
"Pasti ada birokrasi, ada biaya, ada beban negara menghabiskan triliunan (rupiah). KTP elektronik kan ada chip, ada digital economy yang di belakang KTP kita. Kita akan gunakan KTP tersebut sebagai konsolidator program pemerintah. Jadi belum cukup membawa kartu tersebut ke fasilitas pemerintah untuk mendapat layanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan," jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
