
Petugas menyambut kedatangan penumpang pesawat maskapai Indonesia AirAsia rute Cairns (Australia)-Denpasar di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. (ANTARA/Fikri Yusuf)
JawaPos.com-Kementerian Pariwisata fokus menyambut kedatangan wisatawan mancanegara di tiga pintu masuk utama yang meliputi Jakarta, Bali, dan Kepulauan Riau pada awal tahun 2025.
Baca Juga: Anggota DPR Didik Hariyadi Penuhi Janji Jalan Kaki dari Jakarta ke Boyolali
Menurut siaran pers kementerian di Jakarta, Selasa (31/12), seremoni penyambutan wisatawan mancanegara yang memasuki wilayah Indonesia pada hari pertama tahun 2025 digelar bekerja sama dengan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) serta pemerintah daerah setempat.
Pelaksana Tugas Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dijadwalkan menyambut wisatawan mancanegara pertama yang datang ke Bali menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Melbourne, Australia.
Maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA719 menurut jadwal tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Rabu pukul 10.10 WITA, membawa 251 penumpang yang mayoritas warga negara Australia.
Ni Made Ayu Marthini mengutip data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan bahwa selama periode Januari sampai Oktober 2024 angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali telah mencapai sekitar 5,3 juta.
Wisatawan mancanegara yang datang ke Bali pada Oktober 2024 paling banyak dari Australia dengan angka kunjungan 141.395 disusul dari India (43.537), China (33.645), Prancis (28.018), dan Inggris (26.498).
Ni Made Ayu Marthini menyampaikan bahwa persentase wisatawan asal Australia yang datang ke Bali selama kurun itu meningkat menjadi 25,25 persen dari 12,45 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Acara penyambutan kedatangan wisatawan mancanegara digelar pula di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.
Wisatawan mancanegara yang memasuki Indonesia pada awal tahun 2025 melalui bandara tersebut tiba Rabu dini hari menggunakan pesawat maskapai All Nippon Airways (ANA) dari Haneda, Jepang.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa ikut menyambut wisatawan mancanegara pertama yang memasuki wilayah Indonesia pada awal tahun melalui Pelabuhan Bandar Bentan Telani di Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau.
Bersama dengan pejabat pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, dia menyambut wisatawan dari Singapura yang datang lewat pelabuhan itu.
"Di tahun 2025 mari kita wujudkan pariwisata Indonesia sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta inklusif, dan mampu bersaing di tingkat global," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.
Ia menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata pada 2025 menjalankan Gerakan Wisata Bersih, Program Tourism 5.0, program desa wisata, dan program-program lain untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.
Kementerian Pariwisata menargetkan selama 2025 angka kunjungan wisatawan mancanegara bisa mencapai 14,6 juta sampai 16 juta dan angka pergerakan wisatawan Nusantara sampai 1,08 miliar.
"Kementerian Pariwisata mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam mendukung keberlanjutan pariwisata dengan menjaga kebersihan, keramahan, dan keberagaman budaya sebagai daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara," kata Ni Made Ayu Marthini. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
