Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal, bersama Ketua Harian DPP GRIB Jaya Anan Wijaya. (Istimewa).
JawaPos.com - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal, mengumpulkan seluruh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Indonesia beserta para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Hercules meminta para anak buahnya untuk tetap solid di tengah berbagai isu berita bohong alias hoaks yang menyasar GRIB Jaya.
Arahan itu disampaikan Hercules dalam pertemuan konsolidasi di Indramayu, Jawa Barat, Minggu (8/6).
"Saya memberikan motivasi agar kita lebih semangat, lebih kompak, tidak boleh takut dengan buzzer yang dikemas. Rakyat masih sama kita, rakyat masih sama GRIB," kata Hercules.
Hercules menginstruksikan para anak buahnya untuk tidak takut melakukan tindakan jika memang tidak memiliki kesalahan.
"Kalau kita benar, jangan takut dengan orang yang salah. Kalau ikut jangan takut, kalau takut jangan ikut," tegas Hercules.
Hercules menyesalkan, adanya upaya framing yang menyasar GRIB Jaya belakangan ini. Ia menyebut, tindakan framing itu sengaja dibuat untuk mendiskreditkan eksistensi ormas GRIB Jaya.
Ia mengklaim, selama ini para anak buahnya yang tergabung di dalam GRIB Jaya hadir di tengah-tengah masyarakat, untuk membantu korban bencana alam, melakukan penghijauan dan pembersihan kali ataupun lingkungan di tempat tinggalnya masing-masing. Karena itu, Hercules menyatakan pihaknya merupakam mitra strategis Pemerintah.
"Negara ini negara hukum. Mari kita bersinergi dengan TNI-Polri, bersinergi dengan pemerintah, membantu kamtibmas untuk menciptakan suasana aman, nyaman, dan damai di tengah-tengah masyarakat," tegasnya.
Ia juga meluruskan bahwa citra GRIB Jaya bukan untuk ditakuti masyarakat maupun pengusaha. Melainkan untuk membantu dan membela masyarakat.
"Bukan untuk menakut-nakuti masyarakat," tuturnya.
Lebih lanjut, Hercules berpesan untuk melawan segala bentuk ketidakadilan dan arogansi hukum yang merugikan rakyat. Ia menuturkan, Indonesia merupakan negara hukum, sehingga seharusnya memberikan keadilan yang sama antar warga negara.
"Bukan keadilan hanya untuk orang kaya, sementara orang kecil tidak mendapatkan keadilan. Inilah saya mengajak GRIB, kita kompak untuk melawan orang-orang yang zalim, orang-orang yang merasa kebal hukum. Mari kita kompak dan bersatu untuk melawan!" pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022