Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 September 2025, 22.48 WIB

Djamari Chaniago, Mantan Pangkostrad dan Sekretaris Dewan Kehormatan Perwira yang Pernah Rekomendasikan Pemecatan Prabowo jadi Menko Polkam

Presiden Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menpora dan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam. (Tangkapan layar). - Image

Presiden Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menpora dan Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam. (Tangkapan layar).

JawaPos.com - Djamari Chaniago sudah lama berada dekat Prabowo. Dia adalah lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1971. Djamari merupakan jenderal TNI AD yang juga senior Presiden Prabowo Subianto. Tidak heran pensiunan Angkatan Darat tersebut dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam) menggantikan Budi Gunawan. 

Oleh Presiden Prabowo, Djamari dilantik pada Rabu (17/9). Sebelum resmi menjadi menko polkam, Prabowo lebih dulu menaikan pangkat Djamari dari letjen TNI menjadi jenderal TNI. Kenaikan pangkat kehormatan itu diberikan oleh Prabowo selang beberapa saat sebelum Djamari dilantik menjadi menko polkam. Merujuk rekam jejaknya, Djamari pensiun sebagai kepala staf umum (kasum) TNI. 

Tidak hanya itu, Djamari juga pernah menjadi panglima Kodam III/Siliwangi dan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Posisi-posisi tersebut strategis dan mentereng di jajaran TNI AD. Apalagi Djamari bertugas di Kostrad setelah Prabowo dicopot dari posisi tersebut. Namun, kini justru Djamari yang dilantik oleh Prabowo.

Menurut Peneliti Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) Edna Caroline, penunjukkan Djamari sebagai menko polkam menunjukkan dua hal. Pertama, Presiden Prabowo sangat mempertimbangan senioritas. Itu terlihat dari profil Djamari yang tidak lain adalah jenderal senior di Angkatan Darat. Juga lebih senior ketimbang menteri lain berlatar belakang militer di Kabinet Merah Putih. 

”Penunjukkan Djamari Chaniago sebagai menko polkam definitif setidaknya menunjukkan 2 hal. Pertama, Presiden Prabowo sangat mempertimbangkan masalah senioritas sebagaimana tradisi militer. Posisi Menko Polkam sebagai koordinator menuntut sosok yang senior,” ungkap Edna saat diwawancarai pada Rabu (17/9).

Lebih lanjut, Edna menyebut, pemberian gelar jenderal kehormatan kepada Djamari menunjukkan bahwa Prabowo ingin memberikan otoritas lebih besar kepada Djamari sebagai menko. Apalagi menko polkam bakal mengkoordinasi beberapa kementerian dan lembaga termasuk TNI, Polri, dan Kementerian Pertahanan (Kemhan). 

”Kedua, Presiden Prabowo tetap berusaha tidak mengutamakan dendam. Tetapi, masih merujuk pada pengalaman dan hubungan personalnya di masa lalu. Yang menarik Djamari merupakan sekretaris dari Dewan Kehormatan Perwira yang memberikan rekomendasi pemecatan Prabowo pada tahun 1998,” imbuhnya. 

Meski begitu, Djamari dan Prabowo memang kenal dekat. Baik sebagai sesama pensiunan tentara maupun sebagai tokoh militer yang ikut mendirikan Partai Gerindra. Walau namanya tidak terlalu banyak muncul, namun sosoknya tetap mendapat tempat di sisi Prabowo. Mulai hari ini, Djamari resmi bertugas sebagai menko polkam. 

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore