
Guru Kelas SDN 01 Cipulir, Wahyuna/(Dimas Choirul/JawaPos.com).
JawaPos.com – Suasana pagi di SDN 01 Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terlihat berbeda sejak hadirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setiap harinya, ratusan siswa menanti giliran menerima makanan bergizi yang dibagikan dengan tertib. Program yang sudah hampir setahun berjalan ini dinilai mampu memperkuat asupan gizi sekaligus meringankan beban orang tua.
Guru Kelas SDN 01 Cipulir, Wahyuna, menjelaskan bahwa program MBG disambut cukup baik oleh para siswa, meski tetap ada tantangan dalam soal selera makan.
“Kalau pelaksanaannya, ya anak-anak cukup lumayan mau. Tapi ada beberapa yang memang kadang tidak sesuai sama selera makannya. Karena kalau MBG ini kan gizinya juga lebih penting. Tapi kan namanya makanan sehat. Jadi memang tidak terlalu, apa, bumbunya tidak terlalu terasa,” ungkap Wahyuna kepada JawaPos.com, Rabu (17/9).
Untuk memastikan makanan tetap dikonsumsi dengan baik, pihak sekolah bahkan mengimbau agar siswa tidak makan lebih dulu di rumah. Selain itu, sekolah juga membuat surat pernyataan jika ada siswa yang tidak bisa mengonsumsi makanan tertentu karena alergi.
“Alhamdulillah sih SDN 01 Cipulir ini hampir semuanya bisa menerima makanan itu. Dan disini kita bekerjasama sama komite untuk membagikan distributor anak-anak makan setiap hari,” tambahnya.
Di sekolah ini, sebanyak 269 porsi disediakan setiap harinya. Dampak yang dirasakan pun cukup signifikan. Menurut Wahyuna, para siswa menjadi lebih hemat dalam penggunaan uang jajan.
“Yang tadinya jajannya banyak jadi sedikit. Cuma kan kadang kita ada pengelola kantin ni. Itu agak menurun juga. Yang tadinya pemasukannya banyak sekarang agak menurun. Karena anak-anak ada yang gak dikasih uang jajan karena sudah dapat MBG,” ujarnya.
Soal kebersihan dan keamanan, pihak sekolah memastikan makanan yang diterima siswa sudah sesuai standar. “Alhamdulillah dari saya Dapur SPPG udah kasih sertifikat dan ternyata halal. Tidak ada campuran lemak babi. Dan kalau mengenai kebersihan bersih sih bersih ya kak,” tegas Wahyuna.
Harapan besar juga disampaikan oleh Wahyuna agar kualitas menu terus ditingkatkan. “Lebih baik lagi makanannya, lebih bermutu lagi. Terutama ya kalau udah gizi. Cuma mungkin kombinasinya aja. Tapi kadang kita juga dikasih gak makanan basah gini pak. Suka dikasih makanan kering. Kayak misalkan biskuit. Kemudian cemilan-cemilan. Itu anak-anak sebenarnya lebih suka seperti itu,” jelasnya.
Yuli Kencana, wali murid sekaligus anggota komite sekolah/(Dimas Choirul/JawaPos.com).
Hal senada dirasakan oleh Yuli Kencana, wali murid sekaligus anggota komite sekolah. Ia mengaku program MBG membawa manfaat nyata bagi keluarga menengah ke bawah.
“Kalau aku bilang sih alhamdulillah membantu bagi masyarakat yang menengah ke bawah. Membantu karena dia merasa ‘aku belum pernah makan ini’ gitu loh. Ih seneng banget. Ada yang suka banget gitu loh,” ujar Yuli.
Bagi Yuli, pengalaman ini memberi kesempatan baru bagi anak-anak untuk mencoba menu berbeda yang sebelumnya jarang mereka nikmati. “Semacam aku dulu tuh pengen. Ini kebetulan ada menunya di MBG. Ada yang seneng,” tambahnya.
Ke depan, Yuli berharap program ini bisa semakin ditingkatkan. “Harapan saya sih ya lebih diperbaiki aja lagi ya. Lebih bermutu. Diperluas lagi jangkauannya,” katanya.
Program MBG di SDN 01 Cipulir menjadi salah satu contoh bagaimana inisiatif gizi di sekolah tak hanya mendukung kesehatan anak, tetapi juga memberi pengalaman baru yang berharga bagi siswa maupun orang tua.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
