Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 November 2025 | 01.49 WIB

Pakar Gizi Optimistis Keberhasilan Program MBG: Harus Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Siswa saat menyantap makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Jati Pulogadung, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Siswa saat menyantap makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Jati Pulogadung, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Sebagai tambahan juga, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menerbitkan Panduan Implementasi Program MBG 2025, yang mewajibkan sekolah melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh siswa setiap enam bulan sekali.

Selain itu, sekolah diminta mencatat tingkat konsumsi makanan, jumlah makanan sisa, dan pelaporan insiden keamanan pangan. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi untuk memperbaiki kualitas menu dan efektivitas program di masa mendatang.

“Dengan data yang lengkap, pemerintah dapat menilai sejauh mana MBG berdampak nyata terhadap perbaikan gizi dan perilaku hidup sehat anak-anak sekolah,” jelas Rizal.

Meski masih dalam tahap awal pelaksanaan, Rizal menilai arah kebijakan MBG sudah tepat. Ia berharap pemerintah dapat menjaga konsistensi pelaksanaan dan memperkuat sinergi lintas sektor, agar dampak positifnya terasa luas.

“Ini program besar dengan potensi besar. Dengan kolaborasi dan pengawasan ketat, MBG bisa jadi pondasi kuat bagi lahirnya generasi emas yang sehat, cerdas, dan produktif,” ucap Mochammad Rizal.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore