
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Jasra Putra (ANTARA/HO-KPAI)
JawaPos.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat kasus penculikan anak terus terjadi setiap tahun. Dalam tiga tahun terakhir, selalu ada orang tua dan keluarga yang melapor serta meminta bantuan karena kehilangan anak-anak mereka.
Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menyatakan ancaman penculikan anak terjadi setiap waktu dan bisa menimpa siapa saja. Ia meminta orang tua untuk mewaspadai atas maraknya kasus tersebut.
Terkini, berdasarkan catatan KPAI hingga November 2025, sudah terjadi 6 kasus penculikan anak. Sementara, pada 2024 korban penculikan anak terdapat 7 kasus, dan 2023 ada 43 kasus.
“Setiap tahun selalu ada kasus penculikan. Artinya, ancaman ini tidak bisa dianggap hilang hanya karena jumlahnya menurun,” kata Jasra di Jakarta, Rabu (12/11).
Salah satu kasus yang menggegerkan publik adalah hilangnya balita bernama Bilqis di Makassar. Anak berusia 4 tahun itu diculik saat sedang bersama orang tuanya. Bahkan, dalam waktu kurang dari sepekan, Bilqis berpindah lokasi sangat jauh, hilang di Makassar dan ditemukan di Jambi.
Lebih mencengangkan, penyelidikan kepolisian mengungkap bahwa Bilqis dijual kepada komunitas Suku Anak Dalam oleh jaringan pelaku penculikan. Beruntung, pihak kepolisian berhasil menyelamatkan korban dan mengungkap jaringan pelakunya.
Sementara, Ketua KPAI Ai Maryati Solihah menyatakan bahwa orang tua merupakan pelindung utama anak dari ancaman penculikan maupun kekerasan yang terjadi belakangan ini. Ia menekankan, anak harus mendapatkan haknya dengan penuh rasa aman.
"Orang tua harus jadi pelindung utama anak dalam berbagai bentuk, walaupun digantikan fungsinya. Pengawasan harus tetap menyeluruh," tuturnya.
Namun, ia tak memungkiri orang tua mempunyai keterbatasan pengawasan dalam waktu 24 jam penuh. Menurutnya, pengawasan melalui komunikasi yang efektif dan lingkungan yang mendukung, maka anak akan merasa aman.
"Orang tua harus terus berkomunikasi ke anak agar tidak ikut atau tidak mau apabila ada orang yang tidak dikenal mengajak," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022