
Kepala Basarnas Mohammad Syafii saat rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025). (YouTube DPR)
JawaPos.com - Di tengah kondisi serbadarurat akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Basarnas mencatat sedikitnya 33.173 orang korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dari wilayah terdampak.
Hal itu disampaikan Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/12).
Dia menjelaskan, jumlah tersebut merupakan hasil rekapitulasi per hari ini, berdasarkan rangkaian operasi yang dilakukan petugas gabungan Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan pemerintah daerah.
"Keberhasilan evakuasi selamat ini tidak lepas dari peran potensi SAR yang mencapai lebih dari 5.000 personel di Sumatera Utara dan ratusan di Aceh serta Sumatera Barat sejak operasi SAR dimulai 25 November," terang Syafii, sebafgaimana dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, di Aceh, total korban yang dievakuasi lebih dari 1.000 orang, termasuk evakuasi dari titik-titik terpencil. Seperti Kecamatan Mane, Geumpang (Kabupaten Pidie) dan Seulimeum (Kabupaten Aceh Besar) yang dilakukan melalui jalur darat, sungai, dan udara.
Di Sumut, evakuasi terbesar terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan dengan lebih dari 3.000 warga terdampak, termasuk ratusan warga yang dievakuasi menggunakan helikopter.
Sumbar juga mencatatkan ribuan warga dievakuasi dari titik banjir bandang dan longsor, terutama di Kabupaten Agam dan Pasaman Barat yang mengalami kerusakan permukiman paling parah.
Dalam kesempatan itu, Syafii menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang turut membantu upaya penyelamatan sejak hari pertama bencana.
Dia memastikan operasi SAR akan terus berjalan mengingat masih adanya laporan warga hilang di beberapa kabupaten.
Pusat Pengendalian Operasi Basarnas sebelumnya melaporkan total 33.620 warga terdampak, 447 korban meninggal, dan 399 orang masih hilang dalam bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Dari jumlah tersebut hingga Senin atau hari ketujuh tanggap darurat ini, sebanyak 33.173 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Dalam kesempatan operasi yang sama di Provinsi Aceh, Basarnas mengevakuasi 1.146 warga, di mana 102 meninggal dunia dan 116 masih dalam pencarian. Sebanyak 165 personel Basarnas diterjunkan untuk memperkuat Kantor SAR Banda Aceh.
Wilayah Sumatera Utara mencatat kondisi darurat paling luas, dengan 3.029 warga terdampak, 217 meninggal, dan 168 masih hilang.
Basarnas mengerahkan helikopter, kapal, drone, perahu karet, dan 121 personel untuk mendukung operasi.
Di Sumatera Barat, 29.445 warga terdampak dan 128 meninggal dunia. Operasi difokuskan pada desa-desa terisolasi serta lokasi longsor besar yang menyulitkan akses tim penyelamat menuju titik pencarian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022