
Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Irjen Pol Anggoro Sukartono di Mapolda DIJ, Jumat (30/1/2026). (AGUNG DWI PRAKOSO/RADAR JOGJA)
JawaPos.com - Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto Erning Wibowo bukan satu-satunya pejabat di Polresta Sleman yang dicopot buntut kasus Hogi Minaya. Polda Daerah Istimewa Jogjakarta juga mencopot Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Mulyanto.
Usai dicopot, kedua perwira Polri itu bakal menjalani pemeriksaan oleh Bid Propam Polda Jogja. Pemeriksaan itu dilakukan dengan tujuan mengetahui ada tidaknya pelanggaran etik atau pidana dalam penanganan kasus Hogi Minaya yang belakangan menjadi atensi publik.
”Penonaktifan ini untuk memudahkan pengawas internal, dalam hal ini Propam, dalam melanjutkan pemeriksaan untuk menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota tersebut, baik Kapolres maupun Kasat Lantas,” kata Kapolda Jogja Irjen Anggoro Sukartono dikutip dari pemberitaan Radar Jogja (Jawa Pos Group) pada Jumat (30/1).
Jenderal bintang dua Polri itu menyatakan, penanganan kasus Hogi Minaya kini menjadi atensi publik lantaran lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh unsur pimpinan di Polresta Sleman. Akibatnya proses penegakan hukum memicu kegaduhan dan meluas di ruang publik.
Untuk itu, tidak hanya dicopot sementara dari jabatannya, kapolres dan kasat lantas Polresta Sleman juga diperiksa oleh Propam. Anggoro memastikan bahwa pihaknya akan menyampaikan hasil pemeriksaan itu bila sudah dilakukan. Yang pasti, bakal ada sanksi bila memang terbukti terjadi pelanggaran.
”Pasti akan ada sanksi apabila ditemukan pelanggaran disiplin ataupun kode etik terhadap penyidik,” tegasnya.
Terpisah, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang menjadi dasar Polda Yogya memutuskan untuk menonaktifkan kapolres dan kasat lantas Polresta Sleman.
Trunoyudo menyampaikan bahwa ADTT dilaksanakan atas penanganan perkara pencurian dengan kekerasan (curas) dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 26 April 2025. Menurut dia, dalam audit tersebut ditemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan sehingga proses penyidikan menimbulkan kegaduhan.
Tidak hanya itu, penyidikan tersebut berdampak pada menurunnya citra Polri di masyarakat. Trunoyudo mengungkapkan, hasil sementara ADTT telah digelar dan dalam gelar tersebut diputuskan bahwa Kombes Edy Setyanto dinonaktifkan dari jabatannya untuk sementara.
”Seluruh peserta sepakat merekomendasikan penonaktifan kapolresta Sleman untuk sementara waktu hingga pemeriksaan lanjutan selesai dilaksanakan,” ungkap Trunoyudo kepada awak media.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Kuching City vs Kitchee: The Cats Incar Poin, Wakil Hong Kong Ingin Beri Perlawanan
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022