
Ilustrasi mudik gratis. (Dokumentasi Kementerian Perhubungan)
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengatakan, angka tersebut turun sekitar 1,75 persen dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya. Meski demikian, pemerintah tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan pemudik di lapangan.
“Survei jumlah masyarakat yang melakukan pergerakan itu sebesar 143,9 juta orang. Jika dibandingkan dengan survei tahun sebelumnya memang ada penurunan sekitar 1,75 persen,” ujar Dudy dalam Media Briefing di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).
Dia menjelaskan, pengalaman pada tahun lalu menunjukkan realisasi perjalanan masyarakat bisa melampaui hasil survei awal. Pada 2025 misalnya, hasil survei memperkirakan 146,4 juta orang akan melakukan perjalanan. Namun dalam realisasinya, jumlah pemudik justru mencapai 154,6 juta orang.
Karena itu, Kemenhub tetap menyiapkan berbagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan mobilitas secara tiba-tiba. “Kami harus mengantisipasi apabila ternyata tiba-tiba ada lonjakan pemudik,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil survei Kemenhub bersama dengan LAPI-ITB, BPS dan Komdigi, Dudy merinci bahwa terdapat lima provinsi yang menjadi daerah asal pemudik terbesar pada Lebaran 2026. Kelima provinsi tersebut adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten.
Sementara itu, lima provinsi yang paling banyak menjadi tujuan pemudik adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.
Jika dilihat lebih detail pada tingkat kota, Dudy menyebut daerah asal pemudik terbanyak berasal dari Jakarta Timur, Bogor, Bekasi, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat. "Adapun kota tujuan favorit pemudik antara lain Kebumen, Yogyakarta, Surabaya, Banyumas, dan Bandung," rincinya.
Selain itu, Kemenhub juga memetakan pergerakan masyarakat yang berasal dari kawasan Jabodetabek. Dari wilayah ini, daerah asal pemudik terbesar tercatat berasal dari Bogor, Tangerang, Jakarta Timur, Kota Bekasi, dan Kota Tangerang.
Sedangkan tujuan perjalanan dari wilayah Jabodetabek didominasi oleh Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Untuk wilayah Kabupaten Bogor, kawasan Cianjur dan Puncak disebut menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat.
"Sepertinya untuk Kabupaten Bogor adalah tujuan Cianjur, Puncak menjadi salah satu pilihan favorit," tukasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
