
Ilustrasi rekayasa lalu lintas oneway. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Seiring pertumbuhan volume kendaraan pemudik di Jalan Tol Trans Jawa, Korlantas Polri mulai menyiapkan penerapan rekayasa lalu lintas one way di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan Jalan Tol Pejagan-Pemalang. Persisnya Kilometer 70-Kilometer 263.
Melalui akun media sosial resmi Korlantas Polri mengumumkan bahwa tengah dilakukan pembersihan jalur dan rest area di Kilometer 70-Kilometer 263. Pembersihan tersebut berlangsung mulai pukul 13.00-15.00 WIB. Setelah itu, one way tahap I akan diberlakukan.
”Pengendara diimbau untuk melakukan jaga jarak aman serta perhatikan batas kecepatan saat berkendara. Selalu waspada terhadap kondisi jalan, utamakan keselamatan, pastikan saldo E-toll cukup dan mematuhi arahan petugas di lapangan,” imbau Korlantas.
Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Jasa Marga berkaitan dengan diskresi dan rekayasa lalu lintas. Mereka memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu (18/3). Sehingga one way nasional direncanakan mulai berlaku besok.
Baca Juga:169 Ribu Penumpang Terbang via Bandara Soetta Hari Ini, 17 Maret 2026, Terminal 2-3 Paling Padat
”Nanti akan kami lihat per malam ini bangkitan arus seperti apa dan sampai saat ini juga Korlantas Polri biasanya itu sudah melakukan manajemen intervensi contraflow, tapi sampai saat ini belum ada,” terang dia kepada awak media.
Jenderal bintang dua Polri itu menyatakan bahwa pemerintah melalui berbagai instrumen, termasuk Korlantas Polri akan mengupayakan pelayanan terbaik kepada para pemudik. Untuk itu dilaksanakan Operasi Ketupat 2026 di seluruh wilayah Indonesia.
”Jadi, Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Jadi, bukan hanya petugas berada di jalan, tetapi negara meyakinkan bahwa perjalanan mudik dan balik ini adalah perjalanan bahagia, perjalanan rindu. Rindu kepada kampung halaman, rindu kepada keluarganya,” terang dia.
Tugas Korlantas Polri adalah memastikan perjalanan para pemudik berjalan lancar, aman, dan selamat. Untuk itu, Agus dan seluruh jajarannya memastikan tidak akan berhenti bekerja selama 24 jam. Dia menjamin, ratusan ribu personel yang dikerahkan dalam operasi Ketupat 2026 selalu siaga.
”Kami harus hadir di lapangan dan kami harus kelola betul, karena ini amanah yang diberikan kepada stakeholder semuanya, negara harus hadir menjamin rangkaian kegiatan Operasi Ketupat 2026,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022