
Tujuh menteri Kabinet Merah Putih dan beberapa pimpinan kementerian/lembaga melaksanakan rapat di Kantor Kemhan, Jakpus, pada Selasa (17/3). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih berkumpul di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Selasa (17/3). Total ada tujuh menteri hadir dalam kesempatan tersebut. Bersama-sama mereka membahas penambahan pegawai negeri untuk menyokong program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Tujuh menteri tersebut terdiri atas Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, Menteri PAN dan RB Rini Widyantini, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, dan Mendikti Saintek Brian Yuliarto.
Sebagai perwakilan dari Kementerian Pertahanan, turut hadir pula Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto. Selain itu, tampak beberapa pejabat tinggi lain seperti Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Zudan Arif Fakrulloh, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Adininggar Widyasanti, dan Dirut Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota.
”Hari ini kami berkumpul di kantor Kementerian Pertahanan. Ini adalah rapat tindak lanjut dari beberapa hari yang lalu kami juga melaksanakan rapat lintas kementerian. Sesuai dengan petunjuk dari bapak presiden, kami semua diminta untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap desain dan postur kepegawaian,” ungkap Mensesneg Prasetyo Hadi kepada awak media.
Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan telaah penambahan pegawai untuk melaksanakan program-program prioritas seperti Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Karena itu, menteri-menteri yang hadir dalam rapat di Kantor Kemhan sangat lengkap.
Setelah rekrutmen nanti, lanjut Prasetyo, pemerintah memutuskan untuk menggembleng pegawai-pegawai baru tersebut di lembaga-lembaga pendidikan milik Kemhan. Menurut dia, Kemhan memiliki banyak lembaga pendidikan yang tersebar di berbagai tempat.
”Kami minta Kementerian Pertahanan sebagai salah satu kementerian yang memiliki fasilitas lembaga-lembaga pendidikan yang cukup banyak dan cukup tersebar untuk menjalankan pendidikan dan pelatihannya. Itulah kenapa rapat kami selenggarakan di Kementerian Pertahanan,” jelas dia.
Namun demikian, Prasetyo belum mengungkap angka kebutuhan dari masing-masing kementerian dan lembaga. Dia hanya menyampaikan bahwa semua tengah dirumuskan. Yang jelas, pemerintah berkomitmen untuk merekrut pegawai demi melancarkan pelaksanaan program prioritas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
”Secara umum hampir tadi semua menteri yang hadir sudah menyampaikan kebutuhannya. Tetapi, dalam kesempatan pada siang hari ini kami belum bisa menyampaikan angka secara detail karena tadi diskusinya kemudian berkembang bahwa mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi karena bagaimanapun juga kita harus mempertimbangkan juga kondisi kemampuan kita secara fiskal,” terang dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
