Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Maret 2026, 00.05 WIB

Jasa Raharja Catat Angka Kecelakaan Turun Selama Periode Mudik, Korban Tewas Berkurang Drastis

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin. (Istimewa) - Image

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin. (Istimewa)

 
 
JawaPos.com - Angka kecelakaan lalu lintas selama periode Siaga Lebaran 2026 pada 13–22 Maret 2026 mengalami penurunan. Dari data yang dihimpun bersama Korlantas Polri, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat 2.119 kejadian. Angka ini menurun sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak 2.179 kejadian. 
 
Dari aspek korban kecelakaan juga tahun ini mengalami penurunan. Pada 2026 korban tercatat sebanyak 3.597 orang. Jumlah ini menurun 2 persen dibanding tahun sebelumnya sebanyak 3.684 orang. 
 
Nilai penurunanan tertinggi tercatat pada kategori korban meninggal dunia. Tahun ini, korban meninggal berjumlah 190 orang. Nilai ini turun 28 persen dari tahun 2025 sebanyak 266 orang. Sementara itu, korban luka-luka tercatat sebanyak 3.407 orang, relatif stabil dengan penurunan tipis sebesar 0,3 persen dibanding tahun sebelumnya. 
 
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin mengatakan, berbagai faktor mempengaruhi penurunan ini. Termasuk pengaturan lalu lintas di jalur mudik.
 
“Pertama, adanya penguatan manajemen rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Korlantas Polri, termasuk pengaturan arus mudik yang lebih terdistribusi. Kebijakan work from anywhere yang telah diumumkan pemerintah jauh hari sebelumnya juga memberikan dampak signifikan dalam membantu pemerataan arus mudik tahun ini,” ujar Awaluddin, Senin (23/3).
 
 
Faktor kedua, adanya peningkatan kesiapan infrastruktur, baik jalan tol maupun jalan arteri, serta fasilitas pendukung seperti rest area, Pos Pelayanan Terpadu yang turut membantu mengurangi tingkat kelelahan pengemudi selama perjalanan mudik. 
 
Ketiga, intensifikasi kampanye keselamatan transportasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan seluruh stakeholder, termasuk Jasa Raharja, menurutnya juga memberikan kontribusi nyata. 
 
“Selain itu, kami juga melihat adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk berkendara secara lebih tertib dan berhati-hati,” jelas Awaluddin. 
 
Jasa Raharja mencatat, kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh kendaraan roda dua. Umumnya kecelaan disebabkan oleh faktor kelelahan akibat kurangnya waktu istirahat, serta rendahnya kepatuhan dalam menjaga jarak aman. 
 
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena tingginya risiko fatalitas yang ditimbulkan. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mencarikan solusi terbaik, salah satunya memindahkan pemudik dengan sepeda motor agar menggunakan transportasi umum melalui mudik gratis.
 
Jasa Raharja juga berharap kesadaran masyarakat agar lebih meningkat dalam berkendara. Sehingga, potensi kecelakaan lalu lintas saat mudik bisa ditekan.
 
Hingga 22 Maret, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan sebesar Rp 9,5 miliar kepada 190 korban atau ahli waris kecelakaan lalu lintas.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore