
Presiden Prabowo Subianto. (YT Prabowo Subianto)
JawaPos.com - Reformasi sektor pendidikan menjadi target pemerintah. Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa pekerjaan itu bakal dikebut. Salah satunya dengan melakukan renovasi terhadap 300 ribu sekolah di berbagai daerah Indonesia.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari reformasi besar-besaran sektor pendidikan. Perbaikan infrastruktur untuk menunjang pendidikan di Indonesia menjadi salah satu komitmen Presiden Prabowo dan jajarannya. Dia ingin renovasi 300 ribu sekolah selesai dalam lima tahun.
”Saya sedang melaksanakan perbaikan fisik sekolah-sekolah. Tahun lalu kita hanya mampu 17 ribu sekolah. Tahun ini 70 ribu sekolah. Tahun depan saya ingin naik 90 ribu sekolah. Lima tahun saya ingin selesaikan 300 ribu sekolah,” kata Prabowo dalam dialog bertajuk Presiden Prabowo Menjawab dikutip pada Senin (23/3).
Bukan hanya fisik dan infrastruktur pendidikan, Pemerintah Indonesia ingin melakukan transformasi sistem pembelajaran melalui digitalisasi di seluruh sekolah. Prabowo menyatakan bahwa saat ini sudah didistribusikan lebih dari 288 ribu unit papan pintar interaktif atau interactive flat panel sampai ke daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
Menurut Prabowo, perangkat tersebut sudah dilengkapi dengan materi pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami pelajaran secara lebih interaktif. Sehingga proses belajar mengajar akan lebih efektif.
”Di tiap interactive ini ada software yang kita isi, hampir semua silabus pelajaran ada di situ. Jadi habis satu kelas pelajaran, kalau guru ingin ulangi, ada,” jelasnya.
Tidak sampai di situ, dalam reformasi sektor pendidikan, presiden mengungkapkan bahwa pemerintah yang dia pimpin juga menyiapkan sistem pengajaran terpusat. Tujuannya tidak lain untuk mengatasi ketimpangan kualitas guru antara satu daerah dengan daerah lainnya.
”Nanti kita punya studio, guru-guru terbaik akan mengajar di sekolah yang tidak ada guru matematika, yang tidak ada guru bahasa Inggris, dia dapat pelajaran. Dan Interactive, kita bisa monitor di kelas,” terang dia.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa reformasi sektor pendidikan merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di tengah perkembangan teknologi global. Dia menekankan, pendidikan harus menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022