
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan Silaturahmi Idul Fitri 1447 H di Kantor PP Muhammadiyah, Jogjakarta, pada Kamis (26/3).
JawaPos.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan Silaturahmi Idul Fitri 1447 H di Kantor PP Muhammadiyah, Jogjakarta, pada Kamis (26/3).
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengapresiasi kedewasaan bangsa Indonesia, khususnya warga Muhammadiyah, dalam menyikapi perbedaan di tubuh umat Islam, terutama terkait perbedaan penetapan Idul Fitri 1447 H.
“Ini adalah dinamika yang membuat kita semakin matang dan dewasa. Jadi tidak perlu baper, karena Muhammadiyah adalah organisasi yang lebih tua, sehingga harus lebih dewasa,” kata Haedar Nashir, dikutip Minggu (29/3).
Haedar juga menyayangkan adanya sejumlah daerah yang melarang penyelenggaraan shalat Id pada 20 Maret oleh Muhammadiyah. Ia menekankan, perbedaan seharusnya disikapi dengan bijak, termasuk oleh aparat.
“Patut disayangkan jika ada aparat kecamatan maupun kelurahan yang justru ikut menghalangi warga Muhammadiyah dalam melaksanakan Idul Fitri di suatu tempat,” cetusnya.
Dalam perspektif yang lebih luas, Haedar menegaskan bahwa penetapan Idul Fitri 1447 H yang tidak jatuh pada 21 Maret 2026 tidak hanya dilakukan oleh Muhammadiyah, tetapi juga oleh sejumlah organisasi masyarakat lainnya.
Ia juga menyoroti respons masyarakat di media sosial yang menunjukkan banyaknya dukungan terhadap Muhammadiyah. Menurutnya, hal ini muncul karena adanya tekanan terhadap Muhammadiyah yang membawa gagasan pembaruan demi kemaslahatan umat dan kemanusiaan.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, mendorong warga Muhammadiyah untuk lebih terbuka (outspoken) dalam menyampaikan pandangan dan gagasan di ruang publik.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
