Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Maret 2026, 14.28 WIB

Arus Balik Ketapang Memuncak, ASDP Pastikan Penyeberangan Tetap Lancar

Arus Balik Ketapang Memuncak, ASDP Pastikan Penyeberangan Tetap Lancar - Image

Arus Balik Ketapang Memuncak, ASDP Pastikan Penyeberangan Tetap Lancar

JawaPos.com - Arus balik Lebaran 2026 di lintasan Ketapang–Gilimanuk mulai mencapai puncaknya sejak Minggu (29/3) pagi. Pergerakan ribuan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang yang akan kembali ke Bali menyebabkan antrean cukup panjang, namun tetap bergerak secara terkendali.

Di tengah tingginya volume penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan bahwa operasional layanan tetap berjalan dengan optimal. Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menyampaikan bahwa kesiapan telah dilakukan secara menyeluruh sejak awal masa arus balik.

“Di tengah lonjakan pergerakan masyarakat, kami memastikan pelayanan tetap optimal. Armada siaga penuh, pengaturan arus kendaraan dimaksimalkan, serta koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar pengguna jasa tetap terlayani dengan baik,” ujarnya.

Peningkatan arus kendaraan mulai terlihat sejak H+1 (23 Maret 2026) hingga H+6 (28 Maret 2026). Pada H+6 tercatat sebagai puncak sementara dengan total 15.781 kendaraan dan 49.523 penumpang dalam satu hari, menandakan arus balik sedang berada pada fase tertinggi.

Sementara itu, data pemesanan tiket melalui platform Ferizy juga menunjukkan tren yang terus meningkat. Sejak periode 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), total reservasi kendaraan di Pelabuhan Ketapang mencapai 148.054 unit. Hingga H+6, sebanyak 135.256 kendaraan telah terlayani, sedangkan sekitar 12.798 kendaraan lainnya masih dalam perjalanan menuju pelabuhan sesuai jadwal.

Data tersebut mengindikasikan bahwa arus balik masih berlangsung dan belum sepenuhnya mereda. Potensi kepadatan masih mungkin terjadi seiring kedatangan kendaraan secara bertahap, sehingga perencanaan perjalanan menjadi hal penting untuk menghindari penumpukan.

Berdasarkan catatan produksi 12 jam pada 29 Maret 2026 (00.00–12.00 WIB) atau H+7, sebanyak 22.804 penumpang telah menyeberang. Jumlah kendaraan yang dilayani terdiri atas 3.438 sepeda motor, 2.024 mobil pribadi, 667 truk logistik, dan 272 bus, dengan total 6.401 unit. Secara kumulatif sejak 22 Maret 2026 hingga 29 Maret pukul 12.00 WIB, tercatat 97.683 kendaraan (59 persen) dan 314.491 penumpang (61 persen) telah kembali ke Bali.

Sementara itu, situasi di pelabuhan menunjukkan gambaran khas arus balik, dengan kendaraan pemudik yang membawa keluarga dan barang, serta kendaraan logistik yang menunggu giliran. Meskipun terjadi kepadatan, antrean tetap bergerak berkat pengaturan operasional yang terkoordinasi dengan baik.

ASDP menerapkan sistem prioritas dengan mendahulukan kendaraan penumpang seperti sepeda motor, mobil pribadi, dan bus agar perjalanan masyarakat lebih efisien. Sementara kendaraan logistik tetap dilayani dengan penyesuaian sesuai kondisi di lapangan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan bahwa saat terjadi lonjakan, kendaraan barang dialihkan sementara ke area penyangga yang telah disiapkan.

“Saat arus padat, kendaraan logistik kami arahkan ke buffer zone seperti Bulusan, Terminal Sri Tanjung, dan area Pusri. Setelah kondisi lebih landai, kendaraan tersebut dilayani kembali secara bertahap,” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran operasional, sebanyak 32 kapal dioperasikan, dengan 18 kapal menggunakan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB). Pemanfaatan buffer zone seperti Grand Watudodol, Terminal Sri Tanjung, Bulusan, dan PT Pusri juga terus dioptimalkan. Meski beberapa titik sempat mengalami kepadatan, kondisi keseluruhan tetap dapat dikendalikan.

Dengan tingkat keterisian pelabuhan yang mencapai sekitar 90 persen, proses pemuatan kendaraan ke kapal tetap berlangsung lancar di seluruh dermaga.

Di tengah tingginya aktivitas arus balik, ASDP juga mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan keselamatan selama perjalanan. “Kami mengimbau pengguna jasa untuk membeli tiket melalui Ferizy, mengatur waktu perjalanan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kebutuhan selama perjalanan tercukupi,” tutup Yossianis.

ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang aman dan nyaman, serta menjadi penghubung perjalanan masyarakat dalam momen arus balik Lebaran.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore