
Praka Farizal Rhomadhon. (Istimewa)
JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti dunia militer Indonesia. Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI dari Yonif 113/Jaya Sakti yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon, gugur akibat serangan artileri Israel pada Minggu (29/3).
Kepulangan Praka Farizal yang seharusnya terjadi pada Mei mendatang kini berubah menjadi kepulangan dalam peti jenazah. Kepergian sosok prajurit pilihan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang sama sekali tidak memiliki firasat buruk sebelumnya.
Permintaan Terakhir: Doa Selamat untuk Pulang ke Indonesia
Sebelum berangkat menjalankan tugas negara di Lebanon Selatan, Praka Farizal sempat berpamitan kepada keluarga besarnya. Tidak ada pesan yang janggal, ia hanya memohon restu agar tugasnya berjalan lancar.
Sang adik, Moh. Fitra Abdul Aziz, mengenang momen terakhir saat kakaknya berpamitan. Baginya, Farizal hanya ingin kembali ke tanah air dengan selamat setelah masa tugasnya usai.
"Kalau pribadi ke saya nggak ada (pesan khusus) mungkin ke istrinya, tapi sebelum berangkat pastinya berpamitan kepada keluarga minta doa semoga selama tugas di pasukan UNFIL diberi kelancaran, keselamatan, bisa balik ke Indonesia lagi, dan kabarnya bulan Mei ini kalau ngga diperpanjang akan pulang ke Indonesia," ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (30/3).

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
