
Menko Polkam Djamari Chaniago. (Kemenko Polkam)
JawaPos.com - Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Lebanon Selatan menyebabkan 3 prajurit TNI gugur. Atas peristiwa tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menuntut investigasi menyeluruh.
Menurut Djamari, Pemerintah Indonesia juga menuntut agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaksanakan penyelidikan secara cepat, transparan, dan komprehensif. Dia menekankan bahwa harus ada pelaku yang dimintai pertanggungjawaban secara hukum tanpa adanya kekebalan.
”Serangan berulang terhadap personel Indonesia merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan mencerminkan rendahnya komitmen terhadap jaminan keselamatan pasukan perdamaian oleh pihak yang bertikai,” terang Djamari dalam keterangan resmi dikutip pada Kamis (2/4).
Atas insiden tersebut, Pemerintah Indonesia sudah mendorong Dewan Keamanan PBB untuk bertindak tegas, bersatu, dan konsisten dalam menindaklanjuti hasil penyelidikan demi menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian yang hingga kini masih bertugas di Lebanon Selatan.
Lebih lanjut, Kemenko Polkam sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP) akan memperkuat koordinasi dan sinergi lintas kementerian dan lembaga. Utamanya dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan), TNI, dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
”Guna memastikan keselamatan personel di daerah penugasan, termasuk melalui peninjauan ulang protokol keamanan yang disesuaikan dengan perkembangan situasi di wilayah konflik Lebanon selatan,” imbuhnya.
Baca Juga:Bareskrim Polri Panggil Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Terkait Kasus Penipuan dan TPPU PT DSI
Diberitakan sebelumnya, pada Senin (30/3), Mabes TNI telah merilis data-data prajurit TNI yang terdampak konflik tersebut. Yakni Praka Farizal Rhomadhon yang dinyatakan gugur serta Praka Rico Pramudia yang dilaporkan menderita luka berat. Selain itu ada Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.
”Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.
Selasa (31/3), Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah memastikan bahwa jumlah prajurit TNI yang meninggal dunia di tengah misi menjaga perdamaian dunia bertambah menjadi 3 orang. Selain Praka Farizal, Kapten Infanteri Zulmi dan Sertu Ihwan juga dinyatakan gugur.
”Perkembangan terbaru yang diterima pada 30 Maret 2026 menunjukkan kembali terjadinya insiden di wilayah Lebanon Selatan yang berdampak pada personel Satgas TNI yang sedang melaksanakan tugas pengawalan untuk mendukung kegiatan operasional UNIFIL. Dalam insiden tersebut, dua prajurit TNI dilaporkan gugur,” terang Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Sirait.
Selain itu, Rico menyampaikan bahwa 2 prajurit lainnya mengalami luka berat. Para prajurit yang mengalami luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut. Dia menyatakan bahwa insiden terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut, dan hingga saat ini penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
