
Ilustrasi kampus Universitas Indonesia. (ruangguru.com)
JawaPos.com - Universitas Indonesia (UI) resmi menonaktifkan sementara 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang diduga terlibat kasus pelecehan seksual melalui grup chat. Mereka dilarang berada di lingkungan kampus selama proses pemeriksaan berlangsung.
“Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen universitas untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan secara objektif, melindungi seluruh pihak yang terlibat, serta menjaga lingkungan akademik tetap kondusif,” ujar Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, dalam keterangannya dikutip Kamis (16/4).
Kebijakan ini diambil berdasarkan rekomendasi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UI melalui Surat Memo Internal Rencana Tindak Lanjut Pemeriksaan (RTLP) tertanggal 15 April 2026.
Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, Erwin mengatakan bahwa UI menetapkan penonaktifan akademik sementara bagi ke-16 mahasiswa terduga mulai 15 April hingga 30 Mei 2026.
Selama masa penonaktifan, para mahasiswa terduga dilarang mengikuti seluruh aktivitas akademik maupun berada di area kampus.
Mereka tidak diperkenankan mengikuti kegiatan pendidikan dan proses belajar mengajar, serta tidak diperbolehkan berada di lingkungan kampus, kecuali untuk kepentingan pemeriksaan oleh Satgas PPK atau keperluan mendesak dengan pengawasan universitas.
Selain itu, pihak kampus juga membatasi keterlibatan mereka dalam organisasi kemahasiswaan dan melakukan pengawasan ketat untuk mencegah kontak dengan korban maupun saksi.
UI menegaskan bahwa proses penanganan kasus masih terus berjalan, dengan fokus pada prinsip keadilan serta perlindungan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Untuk diketahui, kasus ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan di grup media sosial yang diduga melibatkan mahasiswa FH UI dan memuat konten tidak pantas.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
