
Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Letjen TNI Djon Afriandi adalah salah satu perwira tinggi (pati) TNI AD yang sudah berdinas lebih dari 30 tahun di institusi militer Indonesia. Saat ini, dia mengemban amanat sebagai panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Abituren Akademi Militer (Akmil) 1995 itu merupakan salah satu jenderal Angkatan Darat berkarir cemerlang.
Sejak lulus dari Akmil, Djon langsung bergabung dengan Kopassus. Pasukan Khusus TNI AD yang memiliki nama besar itu menjadi jalan bagi pria kelahiran 1972 itu untuk meniti karir dan mengabdikan diri. Berbekal gelar lulusan terbaik atau peraih adhi makayasa, sepanjang karirnya Djon lebih banyak menghabiskan tugas di Kopassus.
Mulai menjadi Komandan Peleton 3/2 Batalyon 13 Grup 1 Kopassus pada 1997 sampai menjadi panglima Kopassus. Sejak berpangkat letnan dua sampai menyandang pangkat mayor, Djon bertugas di Kopassus. Dia pernah menjadi komandan kompi, wakil komandan batalyon, hingga menjadi komandan batalyon pada 2010 silam. Persisnya di Grup 1/Kopassus.
Karir cemerlangnya berlanjut di Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Pada 2011, danden 1 Grup A Paspampres, kemudian menjadi wakil komandan Grup A Paspampres pada 2013, dan kembali ke Kopassus sebagai Asops Danjen Kopassus pada 2014. Tidak lama setelah itu, Djon naik pangkat menjadi kolonel pada 2016. Dia mendapat kepercayaan sebagai komandan Grup 1/Kopassus.
Setelah itu, Djon menjadi Koorspri KSAD pada 2017-2020 dan mendapat kepercayaan sebagai Komandan Korem 012/Teuku Umar pada 2020-2022, Danmentar Akmil pada 2022-2023, serta Staf Khusus KSAD pada 2023-2024. Djon merupakan perwira tinggi Angkatan Darat yang sudah makan asam garam berdinas di pasukan khusus.
Dalam upacara HUT ke-79 TNI pada 2024 lalu, Djon ditunjuk sebagai komandan upacara yang memimpin tidak kurang dari 100 ribu prajurit dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Selain menghadirkan 100 ribu prajurit di Lapangan Silang Monas, lebih dari seribu alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI dihadirkan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat.
Bantah
Belakangan ini ramai di media sosial kabar yang menyebut terjadi perseteruan antara Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Letjen TNI Djon Afriandi dengan pihak protokoler Istana. Kabar itu dipastikan hoax atau tidak benar.
Melalui akun media sosial resminya, Kopassus telah membuat 2 unggahan yang menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar. Kedua unggahan tersebut berisi tangkapan layar berisi konten akun medsos retailman69 yang menceritakan perseteruan itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
