
Kepala Bappisus, Aries Marsudiyanto. (Dok/Bappisus)
JawaPos.com - Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) menyoroti temuan adanya sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengurangi porsi makanan dari standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto, mengatakan bahwa BGN telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan operasional sementaran (suspend) sejumlah dapur yang melanggar standar tersebut.
“Ya kalau tidak salah ada 1.700-an SPPG ya yang sudah disuspen oleh BGN ya untuk diperbaiki. Ya di sini adalah bentuk bagaimana keseriusan BGN untuk mengelola SPPG dengan berkualitas ya seperti spesifikasi standarisasi yang telah ditetapkan. Ya saya rasa demikian ya,” kata Aries usai acara APPMBGI National Summit di Jakarta, Sabtu (25/4).
Ia mencontohkan praktik pengurangan porsi yang terjadi di lapangan seperti ukuran potongan ayam yang tidak sesuai standar. Hal tersebut dinilai berpotensi mengurangi nilai gizi yang seharusnya diterima penerima manfaat.
“Termasuk ukuran-ukurannya, ya misal tadi itu apa daging ya, harusnya ukurannya katakanlah ayam dipotong menjadi 8, ini dipotong menjadi 12 atau 16 atau 20 kan jadi kecil. Lele, harusnya ukurannya yang berapa gram cuma lele ya. Ini semuanya harus disesuaikan spesifikasi supaya standar gizi dan kualitas makan anak-anak serta ibu hamil, lansia dan segala macam itu terpenuhi. Saya rasa demikian ya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas makanan demi memastikan asupan gizi masyarakat tetap terpenuhi.
Seluruh SPPG wajib mengikuti spesifikasi yang telah ditentukan oleh BGN, baik dari sisi ukuran maupun kualitas makanan.
“Jadi jangan mengurangi ukuran, bahkan kualitasnya pun juga harus sama-sama dijaga. Ya baik kualitas makanan, kualitas air, kualitas penyajian, kualitas dapur dan lain sebagainya. Supaya apa yang dimakan anak-anak kita ini dalam keadaan higienis, sehat dan bergizi,” tandas Aries. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
