Menhub Dudy Purwagandi. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengambil langkah tegas pasca insiden kecelakaan tragis yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Menhub menyatakan akan segera memanggil manajemen taksi Green SM untuk dimintai keterangan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi serius atas peristiwa yang menelan 14 korban jiwa tersebut. Menhub telah menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak pengelola taksi terkait.
"Tadi saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau (Green SM) tersebut untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan tadi kalau jadi hari ini mestinya," ujar Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).
Fokus Investigasi KNKT
Terkait penyebab pasti kecelakaan, Dudy belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi dan memilih untuk menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Nanti kita tunggu. Tadi kan saya sudah bilang tunggu KNKT," terangnya.
Kronologi Singkat Insiden
Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (27/4) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika sebuah unit taksi Green SM mengalami mogok di perlintasan kereta.
Situasi menjadi fatal saat KRL yang sedang berhenti untuk menanti situasi aman di Stasiun Bekasi Timur, ditabrak dari arah belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek. Sebelumnya, KRL tersebut juga diketahui sempat menabrak taksi yang mogok di jalur tersebut.
Menanggapi insiden ini, pihak manajemen Green SM telah memberikan pernyataan resmi melalui akun Instagram mereka, @id.greensm, pada Senin (27/4). Mereka menyatakan komitmennya untuk bersikap kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan.
"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," ucap pihak Green SM.
Baca Juga:Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, MTI Soroti Dua Akar Masalah, Salah Satunya Dugaan Human Error
"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022