
Ilustrasi perlintasan sebidang kereta api.
JawaPos.com - PT KAI mengambil langkah tegas terhadap fenomena perlintasan sebidang liar di berbagai wilayah. Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin, memastikan pihaknya tidak akan memberikan ruang kompromi bagi perlintasan yang tidak memenuhi standar keselamatan, termasuk yang dikelola oleh oknum organisasi kemasyarakatan (ormas).
Langkah penertiban ini dilakukan secara masif untuk menekan angka kecelakaan kereta api yang sering kali dipicu oleh faktor kelalaian di perlintasan tidak resmi.
Bobby menegaskan bahwa prosedur penutupan akan dilakukan secara permanen dan melibatkan jalur hukum jika diperlukan. Pihaknya tidak akan membeda-bedakan latar belakang pengelola perlintasan selama tidak memenuhi syarat teknis keamanan.
"Seperti yang saya sampaikan tadi, selama itu tidak memenuhi syarat-syarat untuk menjamin keselamatan, maka kami harus tutup. Apakah menutup itu dengan jalur hukum, maka kami akan tempuh," ujar Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/4).
Dalam proses penertiban ini, KAI bekerja sama dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memastikan eksekusi berjalan lancar di lapangan.
Risiko Tinggi Perlintasan Tanpa Sensor
Bukan tanpa alasan PT KAI sangat agresif melakukan penutupan. Perlintasan liar dinilai menjadi ancaman fatal karena minimnya visibilitas masinis dan ketiadaan sistem sensor portal otomatis.
KAI pun meminta masyarakat untuk patuh dan tidak lagi membuka akses perlintasan secara mandiri. Bobby menekankan bahwa keselamatan penumpang dan masyarakat luas jauh lebih prioritas daripada kemudahan akses sesaat.
"Jika ada perlintasan-perlintasan yang sudah dijaga, sudah dipasang alatnya, jangan dilanggar. Yang ditutup, yang kami sudah tutup karena tidak memenuhi syarat-syarat keselamatan, mohon jangan dibuka lagi," katanya.
Target Penertiban 1.800 Titik

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
