
Daycare Little Aresha di Sorosutan, Kelurahan Umbulharjo, Kota Jogjakarta. Tempat penitipan anak yang digerebek aparat kepolisian pada Jumat (24/4) sore. (Hery Sidik/Antara)
JawaPos.com – Cahyaningrum Dewojati merupakan salah satu esais di laman Kritik Sastra, Tengara.id. Selain berstatus sebagai dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), tercatat juga sebagai Yayasan Little Aresha Jogjakarta, sebuah tempat penitipan anak atau daycare.
Namanya tersangkut karena yayasan yang dipimpinnya tersangkut dalam kasus kekerasan terhadap anak-anak dan balita yang dititipkan di tempat itu.
Atas kasus itu, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bersama redaksi Tengara.id buka suara terkait masih diterbitkannya tulisan dari salah satu dosen UGM itu.
Dalam keterangan resminya, redaksi Tengara.id menjelaskan bahwa esai berjudul “Merayakan Fiksi Populer Indonesia” karya Cahyaningrum tetap tayang pada 30 April 2026. Alasannya, kesepakatan awal antara penulis dan redaksi yang telah dilakukan jauh sebelum kasus tersebut mencuat ke publik.
Redaksi Tengara.id mengungkapkan pada Februari 2026 mereka mengundang lima akademisi dan kritikus untuk mengisi Edisi 12 Tengara.id dengan tema “Sastra Pop Indonesia”.
Proses kontrak, penulisan, hingga penyuntingan telah berjalan sesuai jadwal hingga mendekati waktu publikasi. Namun, beberapa hari sebelum edisi tersebut dirilis, redaksi menerima informasi terkait kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta. Cahyaningrum Dewojati diketahui tercatat sebagai penasihat yayasan tersebut.
“Tanpa mengabaikan keprihatinan kami terhadap para korban dan dengan tetap mendukung para keluarga yang sedang memperjuangkan keadilan, redaksi memutuskan: esai tetap ditayangkan,” tulis keterangan resmi tersebut, dikutip Minggu (3/5).
Keputusan itu diambil dengan sejumlah pertimbangan. Pertama, kontrak kerja sama telah dilakukan sebelum kasus mencuat. Kedua, penulis telah memenuhi kewajibannya sesuai kesepakatan, sementara redaksi juga telah menyelesaikan proses penyuntingan.
Ketiga, redaksi Tengara.id merujuk pada sikap institusi tempat penulis bernaung, yakni UGM, yang dinilai mengambil posisi netral dan objektif sembari menunggu perkembangan kasus. Selain itu, karya-karya akademik penulis di berbagai penerbit dan jurnal juga tidak ditarik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022