
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul selesai melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Jumat (8/5). Konsultasi itu berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, khususnya soal program Sekolah Rakyat.
Gus Ipul memastikan tidak ada kebocoran anggaran dalam pengadaan barang dan jasa pada program Sekolah Rakyat. Hal ini menyikapi polemik pengadaan sepatu bagi siswa Sekolah Rakyat senilai Rp 700 ribu per pasang dengan total anggaran Rp 27 miliar.
"Ya sepanjang yang saya tahu tidak ada kebocoran. Dan kalau ada kebocoran, saya dan Pak Wamen akan menjadi pihak pertama yang melaporkan," kata Gus Ipul di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Gus Ipul mengaku menerima berbagai masukan dan saran dari KPK. Ia menyampaikan, KPK saat ini tengah melakukan kajian yang nantinya akan diserahkan kepada pemerintah.
"Ada saran, banyak sarannya, yang nanti belum tuntas ya, jadi kajiannya masih belum selesai. Nunggu beberapa waktu lagi, nanti akan disampaikan ke kami," ucapnya.
Ia berharap, kajian KPK tersebut dapat memperkuat program prioritas nasional dalam mencegah terjadinya praktik korupsi.
"Tentu KPK akan melakukan pendalaman ya, tentang informasi yang sudah diberikan oleh masyarakat atau yang sudah kami berikan," imbuhnya.
Terpisah, juru bicara KPK Budi Prasetyo memastikan anggaran pengadaan sepatu untuk sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat senilai Rp 27 miliar akan menjadi bahan kajian KPK. Menurutnya, informasi tambahan itu akan dilihat KPK melalui kajian proses bisnis dalam pengadaan program tersebut.
"KPK sudah masuk dalam kerangka pencegahan dengan melakukan kajian terkait dengan program Sekolah Rakyat sehingga informasi-informasi ini tentu akan menjadi pengayaan bagi tim," ucap Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (7/5).

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
