Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2026 | 02.47 WIB

Sambut kepulangan WNI, Dubes Palestina Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemerintah hingga Rakyat Indonesia

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bersama Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Al-Sattari (kiri), menyambut kedatangan sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5). (Hanung Hambara/JawaPos). - Image

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bersama Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Al-Sattari (kiri), menyambut kedatangan sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5). (Hanung Hambara/JawaPos).

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sempat ditahan Israel, telah tiba dengan selamat di Indonesia pada Minggu (24/5).

"Sembilan saudara-saudara kita tersebut tiba dengan selamat di tanah air. Kami dari Kementerian Luar Negeri mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan koordinasi dari semua pihak," kata Sugiono dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Ia mengatakan keberhasilan pembebasan dan pemulangan para WNI itu merupakan hasil koordinasi intensif pemerintah RI.

"Keberhasilan evakuasi dan pembebasan ini merupakan buah dari kerja keras serta koordinasi intensif yang dilakukan pemerintah Indonesia secara berlapis," ujarnya.

Menurut Sugiono, Kementerian Luar Negeri RI melalui Direktorat Pelindungan WNI mengoptimalkan jalur diplomasi dengan melibatkan lima perwakilan RI di kawasan strategis.

Kelima perwakilan tersebut adalah Kedutaan Besar RI (KBRI) Ankara, Konsulat Jenderal RI (KJRI) Istanbul, KBRI Amman, KBRI Kairo, dan KBRI Roma.

Sugiono juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Turkiye, Yordania, dan Mesir yang membantu proses penjemputan sembilan WNI tersebut dari Ashdod, Israel.

Ia menegaskan Indonesia mengecam keras pencegatan kapal GSF di perairan internasional serta perlakuan tidak manusiawi terhadap para relawan selama penahanan oleh militer Israel.

"Tindakan sewenang-wenang yang merendahkan martabat warga sipil dalam sebuah misi kemanusiaan merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional," kata Sugiono.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore