
Bareskrim Polri mengungkap hasil penyelidikan blackout Sumatera pada Jumat pekan lalu (22/5). Sejauh ini, polisi tidak menemukan adanya dugaan sabotase dalam pemadaman listrik di sebagian Sumatera tersebut. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sempat terjadi blackout pada Jumat pekan lalu (22/5), PT PLN memastikan pasokan listrik untuk Sumatera sudah pulih total. Gangguan yang sempat terjadi sudah ditangani. PLN memastikan tidak terjadi lagi pemadaman. Sehingga masyarakat Sumatera tidak perlu cemas lagi.
Direktur Transmisi PLN Edwin Nugraha Putra menegaskan hal itu saat memberikan penjelasan kepada awak media dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Senin (25/5). Dia menyebut, saat ini seluruh transmisi sudah kembali terhubung.
”Insyaallah pada hari ini, pembangkit-pembangkit besar sudah masuk, seperti di Pangkalan Susu dan beberapa tempat lainnya sudah masuk. Insyaallah pada hari ini dan sore ini tidak ada terjadi lagi pemadaman di sistem Sumatera,” kata Edwin.
Kepada masyarakat Sumatera yang sempat terdampak pemadaman listrik, dia menyampaikan permohonan maaf. Khususnya kepada masyarakat di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampak langsung oleh pemadaman yang terjadi.
”Sekali lagi kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat, terutama di Sumatera Utara, dan memohon doanya semoga PLN dapat menyalurkan listrik dengan aman dan andal sepanjang masa,” ujarnya.
Menurut Edwin, sejak Minggu (24/5) pasokan listrik di Sumatera sejatinya sudah normal. Namun demikian, masih ada beberapa pembangkit dari PLTU yang belum menyala. Kondisi itu terjadi sampai pukul 18.00 WIB, namun PLN kembali memutus aliran listrik karena beban naik saat magrib.
”Terpaksa kami padamkan kembali, tetapi itu berlangsung dari jam 18.36 sampai jam 20.15, kurang lebih 2 jam kurang. Kemudian bisa kami normalkan kembali seiring demand yang semakin turun dan pembangkit kami mulai masuk,” jelas dia.
Sebelumnya diberitakan bahwa hasil penyelidikan polisi dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri sejauh ini menduga padamnya aliran listrik beberapa provinsi di Sumatera disebabkan oleh gangguan cuaca, bukan karena sabotase.
”Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut,” ucap Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin.
Polisi sangat yakin blackout di Sumatera bukan karena sabotase karena anak buahnya sudah mengamankan barang bukti berupa kabel jaringan listrik yang bermasalah. Barang bukti itu diambil dari wilayah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
