
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat menghadiri kegiatan Pindapata Nasional Gema Waisak 2570 Buddhist Era Tahun 2026 di sepanjang Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/5).
JawaPos.com - Di tengah derasnya sorotan terhadap berbagai kasus yang terjadi di pondok pesantren (ponpes), Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar terus mendorong pesantren untuk mencetak generasi unggul dan sosok pemimpin seperti KH. Abdul Wahab Hasbullah.
Sebagai ulama Kiai Wahab bukan hanya menjadi panutan, kiprahnya mendirikan Nahdlatul Ulama (NU) yang turut serta dalam pergerakan bangsa Indonesia hingga kini masih menjadi teladan. Tidak heran, Menag Nasaruddin menjadikannya sebagai contoh.
Nasaruddin menyampaikan bahwa pesantren memiliki karakter keilmuan yang khas dan tidak dapat disamakan dengan lembaga pendidikan lain.
Karena itu, Direktorat Jenderal Pesantren Kemenag harus terus memperkuat identitas, tradisi keilmuan, dan keunggulan pesantren dalam sistem pendidikan nasional.
”Pesantren memiliki landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang khas. Keunggulan itu harus terus diperkuat agar pesantren mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman,” kata dia dalam keterangan resmi pada Jumat (5/6).
Menurut Nasaruddin, Kiai Wahab merupakan sosok yang berhasil memadukan visi besar dengan kemampuan mengelola organisasi secara efektif.
Karena itu, tokoh yang sudah ditetapkan sebagai pahlawan nasional itu dikenal sebagai pemimpin pergerakan yang memiliki pengaruh luas dan profesional mengelola organisasi.
”Pesantren ke depan tidak cukup hanya melahirkan figur pemimpin yang kharismatik. Pesantren juga harus melahirkan pengelola yang profesional, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk kemajuan lembaga,” harapnya.
Nasaruddin melihat, model kepemimpinan Kiai Wahab harus menjadi inspirasi bagi pengembangan pesantren di Indonesia. Sebab, itu pula yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang memadukan kepemimpinan dan manajemen dalam satu pribadi.
Lebih lanjut, Nasaruddin juga menekankan pentingnya menjaga tradisi nasionalisme yang telah lama tumbuh di lingkungan pesantren.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022