
Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang; Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, serta Mayjen TNI Trenggono/(Istimewa)
JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal mengalami perubahan besar. Badan Gizi Nasional (BGN) berencana menyeleksi ulang jutaan penerima manfaat agar bantuan gizi negara benar-benar tepat sasaran.
Sekolah-sekolah yang dinilai berasal dari kalangan mampu berpotensi tidak lagi menjadi prioritas, sementara fokus program akan diarahkan kepada anak-anak dan kelompok rentan yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi.
Pihak BGN mengatakan bakal recofusing penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG). Ke depan, BGN mengaku akan lebih selektif kepada penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi.
"Refocusing ini maksudnya adalah apakah perlu, ya rasanya tidak perlu ya kalau misalnya sekolah-sekolah kaya. Kan ini pasti di rumah gizinya juga lebih bagus, jadi kita lebih arahkan nanti benar-benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi," ungkap Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang usai pelantikannya di Istana, Jakarta, Senin (8/6).
Saat ini, penerima manfaat MBG berjumlah 63 juta orang. Itu terdiri dari anak sekolah dan Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Balita (B3). Nanik mengatakan jumlah tersebut bisa saja akan berkurang atau bertambah setelah langkah recofusing.
"Nah ini kita akan refocusing sehingga apakah 63 juta yang sekarang ada ini benar tuh 63 juta ini butuh atau sebetulnya bisa dikurangi kemudian nanti kita tambah yang belum memperoleh," ujarnya.
Selain penerima manfaat, pihaknya juga akan fokus mengontrol kualitas MBG. Nanik bilang rencana tersebut sudah sampai ke telinga Presiden Prabowo Subianto.
"Kami juga sudah sampaikan ke Presiden (Prabowo Subianto-Red). Di tahun 2026 ini kita bukan mengejar kuantitas, tapi pada kualitas. Sehingga kami akan mengecek apakah dapur-dapur yang sekarang ada ini sesuai dengan juknis atau tidak. Nanti akan kita grading, apakah dapur ini bisa 3.000, 2.000, atau 1.000 saja, itu nanti akan kita kelompok-kelompokkan," tukasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
