
ILUSTRASI Dapur MBG.
JawaPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai salah satu investasi terbesar pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, keberlangsungan dan kredibilitas program tersebut perlu dijaga agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh generasi masa depan Indonesia.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (APPMBGI), Abdul Rivai Ras, menegaskan program MBG memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, program yang menyasar jutaan anak sekolah itu tidak boleh terganggu oleh tindakan yang berpotensi mengikis kepercayaan publik.
"Bagaimanapun, program sebaik ini terlalu penting untuk gagal, serta tidak sepatutnya dicederai oleh perilaku tidak bermoral dan tidak bertanggung jawab dari oknum-oknum tertentu," kata Abdul Rivai Ras kepada wartawan, Minggu (21/6).
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul penetapan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), termasuk mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.
Di tengah proses hukum yang berjalan, Abdul Rivai mengingatkan agar persoalan yang terjadi tidak dimanfaatkan sebagai alat politik. Ia menilai, program MBG merupakan agenda strategis nasional yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, khususnya anak-anak sekolah.
"Kami meminta kepada semua pihak agar selama masa transisi dan perbaikan ini, jangan ada yang mempolitisir isu MBG untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu," tegasnya.
Sebagai organisasi yang menaungi pengusaha dan pengelola dapur MBG dengan 38 dewan pengurus daerah tingkat provinsi, serta ratusan kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota, APPMBGI menegaskan komitmennya mendukung program tersebut.
Ia mendukung evaluasi dan moratorium sebagai bagian dari proses perbaikan tata kelola agar pelaksanaannya ke depan bisa lebih baik dan bebas dari korupsi.
"Kami menyetujui evaluasi dan moratorium selama masa transisi ini agar Badan Gizi Nasional bisa melakukan pembenahan positif, akuntabel, transparan, dengan tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan secara penuh kepada publik," ujarnya.
Menurutnya, terdapat sejumlah aspek krusial yang perlu menjadi fokus selama masa evaluasi berlangsung. Salah satunya adalah pembenahan tata kelola dan penguatan akuntabilitas di seluruh rantai pelaksanaan program.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022