
Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memerintahkan Satgas Pamtas RI-Malaysia memperketat pengawasan di jalur tikus Kalimantan Barat untuk mencegah penyelundupan barang ilegal, narkotika, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).(antara).
JawaPos.com - Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memerintahkan Satgas Pamtas RI-Malaysia memperketat pengawasan di jalur tikus Kalimantan Barat. Hal ini untuk mencegah penyelundupan barang ilegal, narkotika, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
"Perketat pengawasan di jalur tikus, antisipasi pelintas batas ilegal, serta tingkatkan deteksi dini terhadap penyelundupan narkotika dan TPPO," kata Novi saat memimpin upacara penerimaan Satgas Pamtas dari Batalyon Armed 13/Nanggala dan Batalyon Armed 19/Bogani di Aula Sudirman Makodam XII/Tanjungpura, Kubu Raya, dilansir dari Antara, Senin (29/6).
Kedua satuan tersebut resmi menggantikan satgas sebelumnya untuk melaksanakan pengamanan di sektor barat dan sektor timur perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat.
Novi mengatakan jalur tidak resmi di kawasan perbatasan masih menjadi titik rawan yang kerap dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas ilegal lintas negara.
Karena itu, ia menegaskan tugas Satgas Pamtas tidak hanya menjaga patok perbatasan, tetapi juga memastikan keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan.
Selain menjalankan tugas pengamanan, prajurit juga diminta aktif melaksanakan pembinaan teritorial dan memperkuat komunikasi sosial dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan.
Pangdam mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, antara lain keterbatasan alat deteksi narkotika, kondisi kendaraan operasional yang mulai menua, serta minimnya infrastruktur dasar seperti jaringan komunikasi, listrik, dan air bersih di sejumlah pos perbatasan.
Meski demikian, ia meminta seluruh personel segera beradaptasi dengan wilayah penugasan, memahami karakteristik dan budaya masyarakat setempat, serta tetap berpegang pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Baca Juga:Perlintasan Perbatasan Negara di Long Nawang Malinau Masih Sepi Jelang Hari Raya Idul Fitri
"Tugas operasi pengamanan perbatasan merupakan kehormatan dan kepercayaan negara. Jaga nama baik satuan dan negara dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
