
Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi RI, Hendarsam Marantoko dalam acara pembukaan Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal untuk Mewujudkan Tata Kelola Keimigrasian yang Bersih, Transparan, dan Akuntabel di Surabaya, Kamis (2/7). (Istimewa).
JawaPos.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi RI, Hendarsam Marantoko mengajak jajarannya untuk memerangi gratifikasi dan praktik menyimpang lainnya, demi menciptakan pelayanan berkualitas.
Hal tersebut disampaikan dalam acara pembukaan Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal untuk Mewujudkan Tata Kelola Keimigrasian yang Bersih, Transparan, dan Akuntabel di Surabaya, Kamis (2/7).
"Integritas dan kepatuhan harus menjadi fondasi utama. Masyarakat kita sekarang ini tidak hanya menilai hasil kerja kita, tetapi juga menilai bagaimana proses pelayanan itu diberikan," ujar Hendarsam.
Forum tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi pratama, kepala kantor wilayah, kepala unit pelaksana teknis, serta pejabat keimigrasian dari seluruh Indonesia, terutama wilayah Jawa Timur.
"Ini adalah forum strategis untuk memperkuat budaya kerja yang mengedepankan integritas, transparansi, dan akuntabilitas sebagai fondasi penyelenggaraan tugas dan fungsi keimigrasian," imbuhnya.
Melalui sosialisasi ini, Ditjen Imigrasi RI menegaskan komitmennya membangun tata kelola organisasi yang bersih, profesional, dan akuntabel dengan memperkuat sistem kepatuhan internal di seluruh jajaran.
Materi yang diberikan meliputi pengendalian gratifikasi, penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), penerapan manajemen risiko, hingga kepatuhan terhadap standar operasional prosedur dalam pelaksanaan tugas.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari penguatan integritas dan profesionalisme dalam penyelenggaraan layanan keimigrasian.
Untuk memperkaya materi, Ditjen Imigrasi menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Ombudsman RI.
"Kami berharap dengan kegiatan sosialisasi internal seperti ini, tata kelola, akuntabilitas, serta pelayanan kepada masyarakat terkait keimigrasian bisa lebih baik," pungkas Dirjen Imigrasi Hendarsam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022