
Ustadz Abdul Somad sedang berceramah. (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)
JawaPos.com - Di tengah safari dakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) di Kalimantan Timur (Kaltim) akhir pekan ini, ramai kabar bahwa sejumlah massa mengadang rombongan ustaz kondang tersebut. Seperti diunggah akun media sosial @info_keroan_muaramuntai hari ini, Sabtu (4/7).
Dalam unggahan pada akun tersebut disampaikan bahwa rombongan UAS dihadang sekelompok orang saat hendak masuk ke dalam Bandara Melalan, Kutai Barat (Kubar). Namun, belum ada informasi resmi dari otoritas terkait dengan peristiwa tersebut.
Merujuk pemberitaan Kaltim Post (Jawa Pos Group), USA sempat mengisi tausiah di Masjid Al-Ikhlas, Markas Polda Kaltim, Jalan Syarifudin Yoes, Balikpapan pada Jumat (3/7). Dia menyampaikan tausiah untuk menambah kekuatan mental dan spiritual bagi aparat kepolisian di Kaltim.
Utamanya dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Di hadapan Kapolda Kaltim Irjen Endar Priantoro dan jajarannya, UAS mengingatkan bahwa seragam polisi bukan sekadar simbol profesi, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut dedikasi, keberanian, dan keikhlasan.
UAS menyatakan bahwa polisi harus total bekerja untuk bangsa dan negara. Dalam kesempatan yang sama, dia membagikan sedikit tips kepada para personel Polri di Kaltim agar tetap profesional di tengah tingginya dinamika sosial, khususnya di Kaltim yang kini menjadi penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
”Kalau kita pandai bersyukur atas amanah yang diberikan Allah, hati akan menjadi tenang. Dari hati yang tenang itulah lahir keikhlasan dalam bekerja dan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya dikutip pada Sabtu (4/7).
Dikutip dari pemberitaan yang sama, UAS mengungkapkan bahwa perubahan besar institusi harus dimulai dari dalam diri masing-masing personel. Hati merupakan pusat kendali dari seluruh perilaku manusia. Maka, ketika hati bersih dan berniat baik, pelayanan kepada masyarakat otomatis mencerminkan kebaikan.
Tidak hanya itu, UAS juga mengajak seluruh personel Polri untuk memiliki jiwa yang besar dalam menerima masukan dari luar. Dia berharap insan Bhayangkara yang baru-baru ini memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tidak menutup diri terhadap kritik dari publik.
”Manusia tidak mampu menilai dirinya secara sempurna, sehingga kita butuh nasihat dan evaluasi orang lain agar terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Diunggulkan
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022