
Presiden Prabowo memberikan arahan dalam peluncuran Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Maria Cicilia Galuh)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari gubernur, bupati, wali kota, camat, hingga kepala desa (kades), ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyimpangan yang dapat menurunkan kualitas makanan bagi para penerima manfaat, khususnya anak-anak.
Menurut Prabowo, MBG merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia. Karena itu, ia tidak ingin program tersebut dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi.
"Saya ingin Indonesia hebat. Saya ingin Indonesia rakyatnya makmur. Saya ingin rakyat yang paling miskin senyum karena dia ada harapan. Saya tidak ingin lihat rakyat miskin. Saya tidak ingin lihat anak-anak lapar. MBG kita teruskan, tapi kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang menyusup ke tubuh MBG untuk jadi maling di situ," kata Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7).
Prabowo meminta seluruh kepala daerah aktif memantau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah masing-masing. Apabila ditemukan dugaan penyimpangan, ia meminta agar segera dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) atau langsung kepadanya.
“Gubernur, bupati, camat, kepala desa boleh memeriksa semua dapur MBG. Saudara periksa, laporkan ke Kepala BGN (Badan Gizi Nasional). Kalau perlu lapor langsung ke saya. Gampang, ngomong di TikTok, langsung aku kirim tim untuk selesaikan," tegasnya.
TNI dan Polri Diminta Ikut Mengawasi
Selain pemerintah daerah, Prabowo juga meminta aparat TNI dan Polri turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG. Namun, ia mengingatkan agar pengawasan dilakukan secara profesional dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
Baca Juga:Presiden Prabowo Resmikan 5 Bendungan di Sejumlah Daerah, Total Nilai Kontrak Capai Rp 9,79 Triliun
"Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa. Periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil, mau ngerjain. Jangan. Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran," ujarnya.
Prabowo meyakini masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kemajuan teknologi membuat masyarakat lebih mudah melaporkan berbagai dugaan pelanggaran.
"Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh, rakyat punya gadget," tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: Rekor Pertemuan Jadi Modal Tuan Rumah
Prediksi Skor Tenerife vs Girona: Tamu Incar Tiga Poin, Tuan Rumah Tertekan
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan di AFC Champions League Elite: Duel Berujung Imbang
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022