
Ilustrasi penerbangan. (Pixabay)
JawaPos.com - Indonesia semakin menarik perhatian pelaku industri penerbangan privat global. Di tengah meningkatnya mobilitas internasional dan pertumbuhan aktivitas bisnis di kawasan Asia-Pasifik, sejumlah perusahaan aviasi mulai membidik pasar Indonesia sebagai tujuan ekspansi.
Langkah ini dinilai dapat mendorong peningkatan standar layanan penerbangan premium sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia bagi investor, pelaku bisnis, dan wisatawan bernilai tinggi.
Jetex, jenama aviasi privat di dunia, menandatangani perjanjian kerja sama untuk memperluas kehadirannya di Indonesia. Langkah ini menandai tonggak penting dalam pertumbuhan berkelanjutan Jetex di kawasan Asia-Pasifik.
Perjanjian tersebut ditandatangani bersama Republik Manor, anak perusahaan Republikorp. perusahaan strategis yang berpengalaman dalam pengembangan aset berkelanjutan, termasuk hospitality, lifestyle, serta infrastruktur pendukung aviasi.
Kolaborasi ini mencerminkan ambisi bersama untuk menghadirkan standar baru layanan penerbangan privat di Indonesia, dengan menggabungkan keahlian global Jetex, pemahaman pasar lokal, dan kapabilitas pengembangan infrastruktur.
Indonesia merupakan salah satu pasar paling dinamis di Asia Tenggara, didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang kuat, peningkatan mobilitas internasional, serta kebutuhan yang semakin besar terhadap pengalaman perjalanan yang seamless, privat, dan personal. Kehadiran Jetex di Indonesia diharapkan dapat mendukung penguatan posisi Indonesia sebagai destinasi penting bagi bisnis, investasi, pariwisata, dan konektivitas regional.
"Asia-Pasifik telah mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah armada jet bisnis selama lima tahun terakhir. Pada tahun 2025, keberangkatan jet bisnis di kawasan ini meningkat 4,2 persen secara tahunan menjadi 130.716 keberangkatan. Untuk menjaga momentum tersebut, terdapat kebutuhan yang kuat terhadap fasilitas FBO baru dan modern. Kami dengan senang hati mengumumkan rencana kehadiran Jetex di Indonesia," ujar Founder and CEO of Jetex, Mr. Adel Mardini dalam keterangannya, Jumat (10/7).
Saat ini, Jetex mengoperasikan jaringan terminal privat global di berbagai destinasi utama, termasuk Paris, London, Madrid, Milan, Abu Dhabi, Marrakech, dan Singapura. Kehadiran Jetex di Indonesia menjadi langkah terbaru dalam ekspansi internasional perusahaan, dengan membawa standar layanan unggul yang telah meraih berbagai penghargaan ke salah satu pasar paling strategis di kawasan Asia-Pasifik.
Bagi Indonesia, kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ekosistem aviasi privat yang lebih kompetitif. Selain meningkatkan layanan perjalanan premium, inisiatif ini juga berpotensi mendorong peningkatan standar layanan, transfer pengetahuan operasional, pengembangan sumber daya manusia, serta memperkuat daya tarik Indonesia bagi pelaku bisnis, investor, delegasi internasional, dan high-value travelers yang berkunjung ke Indonesia.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
