
Operasi SAR puluhan korban hilang pasca kecelakaan KM Nurul Salsa di Perairan Selayar oleh Tim SAR Gabungan. (Basarnas)
JawaPos.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar memperbarui data korban kecelakaan KM Nurul Salsa yang tenggelam di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Rabu (15/7). Kini data total penumpang keseluruhan 78 orang. Sebanyak 25 korban belum ditemukan.
Data tersebut merupakan hasil verifikasi lanjutan yang dilakukan bersama keluarga korban, pemerintah setempat, dan instansi terkait. Dari total 78 penumpang, sebanyak 52 berhasil ditemukan, 1 orang meninggal dunia, dan 25 korban dinyatakan hilang.
Kepala Kantor SAR Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar menyampaikan bahwa perubahan data penumpang terjadi karena proses pendataan masih berlangsung. Pendataan itu dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh korban teridentifikasi dengan benar.
”Data korban terus kami perbarui berdasarkan hasil verifikasi di lapangan. Kami mencocokkan informasi dari manifest, laporan keluarga, pemerintah setempat, serta korban yang telah dievakuasi. Tujuannya agar tidak ada korban yang terlewat dan seluruh data yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar akurat,” kata dia pada Jumat malam (17/7).
Karena itu, jumlah korban bertambah. Termasuk jumlah korban hilang. Sampai hari ini, Operasi SAR terus berjalan. Pencarian didukung oleh KN SAR Kamajaya 104 di sektor II, unsur udara Boeing B737-200 dari Lanud TNI AU Sultan Hasanuddin, serta KRI Marlin-877 melakukan penyisiran di sektor I.
Selama Operasi SAR berlangsung, Tim SAR Gabungan sempat menemukan sebuah pelampung yang diduga berasal dari KM Nurul Salsa. Namun hingga operasi pencarian dihentikan sementara pada sore hari, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban hilang.
”Pencarian hari ketiga terdapat temuan dari tim dari KN SAR Kamajaya yang sempat menemukan pelampung, namun tidak dapat di raih karena ombak yang terlalu tinggi. Meski demikian, seluruh informasi yang diperoleh di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pencarian berikutnya,” bebernya.
Lebih lanjut, Arif mengungkapkan bahwa KRI Marlin-877 telah menyelesaikan penugasannya dalam operasi SAR KM Nurul Salsa. Kapal itu sudah kembali ke Perairan Makassar. Selanjutnya, operasi pencarian akan tetap dilanjutkan oleh unsur SAR gabungan yang masih berada di sekitar lokasi kecelakaan.
”Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan, termasuk KRI Marlin-877 beserta seluruh personelnya yang telah membantu pelaksanaan operasi pencarian sejak hari pertama. Sinergi antarinstansi menjadi kekuatan utama dalam operasi kemanusiaan ini,” ucap Arif.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
