
Konferensi pers Badan Gizi Nasional (BGN), di Jakarta, Selasa (21/7)/(Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengakui roda organisasi BGN selama ini berjalan tidak maksimal karena hanya ditopang oleh sedikit pimpinan.
Menurut dia, pelaksanaan berbagai kajian dan pengambilan keputusan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat berjalan "tertatih-tatih" sebelum hadirnya lima pejabat tinggi madya yang baru ditunjuk Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau kemarin kan kami masih bertiga, masih agak jalannya agak tertatih-tatih mungkin dengan kami bertiga. Dan Bapak-Bapak yang kemarin kan sudah pensiun sebenarnya. Nah itu kira-kira kondisi yang sekarang. Jadi saya lebih senang sekarang, pokoknya saya sudah minta ke beliau-beliau pokoknya siap pulang sampai malam," katanya saat konferensi pers, di Kantor BGN, Jakarta, Selasa (21/7).
Agustina mengatakan, dengan tambahan lima pejabat baru akan memperkuat kapasitas lembaga dalam mengkaji berbagai kebijakan strategis, termasuk rencana pengembangan penerima manfaat Program MBG.
"Nah saya senang karena sekarang saya punya tim yang akan mengkaji dari sisi kesehatan, akan mengkaji dari sisi pendidikan, akan mengkaji dari sisi hukum, akan mengkaji dari sisi keuangan negara. Nah itu saya senang. Sekarang ya jadi mudah-mudahan nanti kajian kami akan lebih lengkap," ujarnya.
Agustina mengatakan, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meminta BGN mengkaji berbagai aspek terkait target penerima manfaat MBG yang mencapai 63 juta orang.
"Apapun yang nanti keputusan akan diambil, silahkan dikaji (arahan Presiden)," kata dia.
Lima pejabat yang diperkenalkan yakni Dr. Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama, dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola.
Sedangkan Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Dr. Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, serta Dr. Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.
Nama terakhir menjadi sorotan karena sebelumnya dikenal sebagai mantan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung. Ketut kini dipercaya mengawal fungsi pemantauan dan pengawasan di BGN di tengah upaya pembenahan tata kelola program MBG.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
