
Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander saat menerima penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards di Hotel Bidakara Jakarta (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui BPKH Apps meraih penghargaan dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 dalam kategori Top Public Service App - Institution. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas inovasi digital BPKH dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana haji bagi masyarakat.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan, BPKH Apps mulanya memang dikembangkan sebagai respons terhadap percepatan transformasi digital di ekosistem haji dan umrah, baik di Indonesia maupun Arab Saudi. Aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi calon jemaah untuk memantau pengelolaan dana hajinya secara terbuka.
"Di Saudi sudah ada Nusuk, sehingga BPKH kemudian melakukan akuntabilitas dan transparansi melalui BPKH Apps. Jadi jemaah haji tahu berapa uangnya, berapa hasil investasinya, dan uangnya ditempatkan di mana saja juga bisa diketahui," ujar Harry usai menerima penghargaan di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (30/7).
Tidak hanya menyediakan informasi mengenai dana haji, BPKH Apss juga menghadirkan berbagai layanan digital lain. Mulai dari fitur dompet digital (e-wallet), layanan berbasis kecerdasan buatan melalui fitur Tanya Haji, hingga fasilitas perencanaan keuangan bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan biaya ibadah haji.
Menurut Harry, pengembangan fitur-fitur tersebut merupakan bagian dari upaya BPKH menjawab kebutuhan masyarakat di era digital sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada calon jemaah.
Selain mengapresiasi penghargaan yang diterima, Harry juga menilai penyelenggaraan JawaPos.com Digital Excellence Awards memiliki peran penting dalam mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.
Ia menyebut bahwa media memiliki peran strategis sebagai penyebar informasi sekaligus pendorong perubahan di tengah masyarakat. Karena itu, literasi mengenai layanan digital, termasuk BPKH Apps, dinilai perlu diperluas agar semakin banyak masyarakat yang memanfaatkannya.
"Kami melihat acara ini menjadi penting karena sejalan dengan pergeseran digitalisasi di ekosistem haji dan umrah. Dengan jangkauan Jawa Pos yang luas, masyarakat bisa semakin mengenal BPKH Apps, mengunduhnya, mendaftar haji dengan lebih mudah, serta memantau pengelolaan dana hajinya," katanya.
Ke depan, BPKH berharap ajang penghargaan seperti JawaPos.com Digital Excellence Awards dapat terus diselenggarakan secara konsisten. Menurut Harry, penghargaan semacam ini dapat menjadi tolok ukur yang mendorong persaingan sehat antarlembaga untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.
"Kami berharap acara seperti ini terus dilakukan sehingga menjadi voluntary rating yang memacu kompetisi sehat antarlembaga untuk memberikan pelayanan terbaik bagi publik, khususnya jemaah haji dan masyarakat Indonesia," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022