
Petugas gabungan berupaya memadamkan kebakaran di kawasan sabana Gunung Bromo, Sabtu (8/8). (BPBD Jawa Timur)
JawaPos.com - Sampai hari ke-10 pasca kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih ada 2 titik api yang menyala. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap kendala pemadaman karhutla di lokasi tersebut.
Menurut Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menguraikan 3 faktor utama yang memicu sulitnya pemadaman karhutla di Kawasan TNBTS. Kendala pertama adalah topografi medan yang sangat berat. Menurut dia, titik api berada di ketinggian dengan sudut kemiringan curam hingga 80 derajat.
”Sehingga tidak memungkinkan bagi tim darat untuk menjangkau lokasi demi keselamatan jiwa para personel,” ucap dia pada Selasa (11/8).
Kendala kedua adalah keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Suharyanto menyebut, saat ini, pengisian air untuk armada pemadaman hanya mengandalkan pasokan dari Ranu Pani. Terakhir kendala ketiga terkait dengan kondisi cuaca yang belum memungkinkan untuk segera dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Berdasar analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi pertumbuhan awan hujan diproyeksikan terjadi pada pertengahan Agustus. BMKG baru melihat potensi awan hujan pada 14-16 Agustus 2026. Karena itu, BNPB menyiapkan berbagai peralatan untuk melaksanakan OMC.
Sejauh ini, BNPB mencatat total luas lahan terdampak karhutla di Kawasan TNBTS mencapai 889 hektar. Seluruhnya tersebar di 4 wilayah administratif. Yakni Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang, dan Pasuruan.
Untuk memastikan percepatan pemadaman, BNPB bersama Kalaksa BPBD tingkat provinsi serta kabupaten dan kota berkomitmen menyelesaikan pemadaman di Bromo Jumat mendatang.
”Saat ini ada 3 unit helikopter water bombing yang disiagakan. Begitu 2 titik di Bromo ini berhasil dipadamkan dengan target hari Jumat, 2 unit armada akan segera kami geser,” terang Suharyanto.
Jenderal bintang tiga dari Angkatan Darat itu mengaku masih ada beberapa daerah yang juga membutuhkan dukungan operasi udara untuk memadamkan api akibat karhutla.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022