Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Agustus 2026 | 23.43 WIB

Dirut PLN Tinjau Langsung Keandalan Listrik Peringatan HUT ke-81 RI

Petugas PLN ketika mengecek keandalan sistem kelistrikan di Powerhouse PLN Istana Kepresidenan Jakarta menjelang rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Istimewa). - Image

Petugas PLN ketika mengecek keandalan sistem kelistrikan di Powerhouse PLN Istana Kepresidenan Jakarta menjelang rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Istimewa).

JawaPos.com - PT PLN (Persero) menyatakan kesiapan pelayanan terbaik sistem kelistrikan untuk mendukung rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo secara khusus meninjau langsung kesiapan kelistrikan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu (16/8) untuk mengecek keandalan pasokan listrik menjelang Upacara Peringatan Kemerdekaan pada Senin (17/8).

Dalam peninjauan tersebut, Darmawan melalukan asesmen persiapan sistem utama dan skenario pengamanan kelistrikan berlapis PLN di Istana Merdeka, termasuk kesiapan personel dan sumber pasokan cadangan.

PLN all out mengawal seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan. Kami ingin seluruh sistem yang mendukung kegiatan berjalan andal. Khusus untuk upacara kenegaraan di Istana Merdeka, kami siapkan pengamanan berlapis agar pasokan listrik tetap terjaga selama kegiatan berlangsung,” ujar Darmawan.

Untuk upacara di Istana Merdeka, PLN menerapkan pengamanan kelistrikan lapis 5 yang terdiri atas dua subsistem dari empat gardu induk, serta diperkuat empat penyulang, genset dan Uninterruptible Power Supply (UPS). PLN juga menyiagakan 132 personel di 26 titik siaga untuk mendukung keandalan kelistrikan di kawasan Istana.

Untuk menjaga kontinuitas pasokan, PLN menyiapkan empat unit genset dengan total kapasitas 8.000 kilovolt ampere (kVA) dan delapan unit UPS dengan total kapasitas 3.200 kVA. Sistem pengamanan tersebut dirancang dengan prinsip Zero Downtime selama pelaksanaan upacara.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya), Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan sistem utama di setiap lokasi diperkuat dengan cadangan berlapis sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing kegiatan.

“Untuk setiap lokasi kegiatan, kami menyiapkan skenario sesuai kebutuhan. Sistem utama kami perkuat dengan sumber cadangan berlapis, baik dari gardu induk maupun subsistem yang berbeda, kemudian dilengkapi UPS dan genset. Personel juga kami tempatkan di titik-titik siaga untuk melakukan pemantauan dan merespons kondisi di lapangan,” kata Andy.

Andy menambahkan, pihaknya telah melakukan instalasi dan simulasi perkuatan kelistrikan di sejumlah lokasi kegiatan, termasuk kawasan Monas dan Istana Merdeka, untuk menjaga sistem dan peralatan pendukung siap digunakan sesuai skenario yang telah ditetapkan.

Di kawasan Monas, PLN menyiagakan 86 personel di tujuh titik siaga untuk mendukung pelaksanaan Kirab Bendera pada 17 Agustus. Pengamanan dilakukan melalui lapis 3 yang didukung satu subsistem, dua gardu induk, dua penyulang, serta perangkat pendukung berupa UGB, genset, dan UPS.

Sementara untuk Pesta Rakyat yang berlangsung di kawasan Monas, Bundaran HI, dan Sarinah, PLN menyiagakan 134 personel di 12 titik siaga, dengan dukungan dua gardu induk, 2 penyulang, 1 genset, dan 12 UPS.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore