
Ketua Umum Masyarakat Perkawinan Campuran (PerCa) Indonesia Rulita Anggraini. (Istimewa)
JawaPos.com - Wacana pemberian kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi talenta tertentu dinilai berpotensi diskriminatif jika tak turut memprioritaskan anak hasil perkawinan campuran dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki hubungan darah dengan Indonesia.
Ketua Umum Masyarakat Perkawinan Campuran (PerCa) Indonesia Rulita Anggraini mengatakan, apabila kewarganegaraan ganda mulai dibuka dalam revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, anak-anak dari perkawinan campuran semestinya menjadi salah satu subjek hukum utama.
"Jangan juga itu dibuka untuk orang yang tertentu, sementara ini anak yang harusnya punya hak utama malah enggak dikasih, diskriminatif," kata Rulita kepada wartawan, Kamis (20/8).
Ia menerangkan, Indonesia memiliki asas ius sanguinis dalam aturan kewarganegaraan, yakni penentuan kewarganegaraan berdasarkan keturunan atau pertalian darah.
Karena itu, anak yang memiliki darah Indonesia semestinya mendapat perhatian utama ketika pemerintah membuka kembali opsi kewarganegaraan ganda.
"Jadi yang subjek hukumnya ya yang ius sanguinis dulu dong. Masa tiba-tiba orang asing enggak ada hubungannya malah bisa, anak kita malah enggak bisa," ucapnya.
Rulita menegaskan, PerCa Indonesia tidak menuntut agar kewarganegaraan ganda diberlakukan secara penuh. Pihaknya menyatakan akan mengikuti ketentuan hukum apabila pemerintah tetap mempertahankan prinsip kewarganegaraan tunggal atau kewarganegaraan ganda terbatas bagi anak hasil perkawinan campuran.
Namun, ia meminta aturan tersebut tidak hanya memberikan ruang bagi kelompok tertentu yang dianggap memiliki prestasi atau manfaat bagi Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022